The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Larangan Islam Berpuasa di Hari Jumat, Yang Mau Puasa Arafah Besok Wajib Tahu!
Ilustrasi naik haji. (Unsplash)
Life

Larangan Islam Berpuasa di Hari Jumat, Yang Mau Puasa Arafah Besok Wajib Tahu!

Kamis, 07 Juli 2022 15:00 WIB 07 Juli 2022, 15:00 WIB

INDOZONE.ID - Menjelang Iduladha, biasanya umat Islam melaksanakan puasa Sunah Tarwiyah dan Arafah. Dua puasa ini dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Puasa ini biasanya dilaksanakan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Jika dihitung, tanggal 8 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat (08/07/2022). Lantas apakah diperbolehkan umat Islam berpuasa di hari Jumat mengingat adanya dianjurkan tidak berpuasa atau mengawali puasa Sunah pada hari Jumat?

Baca Juga: Hari Jumat, Wagubsu Ijeck Berpesan Wajib Untuk Mensyukuri Nikmat dari Allah SWT

Dikutip dari Muslim.or.id, hari Jumat merupakan hari yang istimewa bagi umat Islam. Bahkan dalam beberapa anggapan ulama menyebutkan jika hari Jumat sama istimewanya seperti Idulfitri dan Iduladha.

Dikarenakan keistimewaan ini, seringkali adanya anggapan bahwa ibadah puasa sunah yang dilakukan pada hari Jumat memiliki hukum yang Makruh. Dalam sebuah hadist dijelaskan jika ingin berpuasa di hari Jumat maka hendaklah mereka juga berpuasa pada hari sebelum dan sesudahnya.

"Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jum’at kecuali jika ia berpuasa pula pada hari sebelum atau sesudahnya.” (HR. Bukhari no. 1849 dan Muslim no. 1929).

Namun, hal ini hanya berlaku jika pada beberapa keadaan. Puasa Ramadhan misalnya yang menjadi ibadah wajib jika memang bertepatan pada hari Jumat, maka puasa tersebut wajib dilaksanakan.

Hal ini ternyata juga berlaku pada puasa Sunah Tarwiyah dan Arafah. Mengingat tujuan dari dua puasa tersebut adalah dikabulkan doanya hingga terbebas dari api neraka, maka puasa tersebut boleh-boleh saja dilaksanakan pada hari Jumat dan sehari sebelum atau sesudahnya.

Imam Nawawi mengatakan, “Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa dimakruhkan berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian. Namun jika diikuti puasa sebelum atau sesudahnya atau bertepatan dengan kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dengan hari Jum’at, maka tidaklah makruh.”

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
M Fadli
Abdul Fattah
M Fadli

M Fadli

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US