The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Doa Ziarah Kubur Jelang Bulan Ramadan Berikut Artinya, Kerap Dibaca Rasulullah
Umat Islam berdoa di makam keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (25/3/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Life

Doa Ziarah Kubur Jelang Bulan Ramadan Berikut Artinya, Kerap Dibaca Rasulullah

Senin, 28 Maret 2022 20:15 WIB 28 Maret 2022, 20:15 WIB

INDOZONE.ID - Berdoa ziarah kubur merupakan amalan saleh yang kerap dilakukan oleh umat muslim sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Berdasarkan HR. Muslim, ziarah kubur sambil berdoa merupakan ibadah yang mulia di sisi Allah sebagai bentuk penghormatan bagi orang yang sudah meninggal, terlebih mengunjungi makam orangtua.

Momen bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah kali ini jadi bulan istimewa yang dinantikan untuk melakukan amalan ziarah kubur.

Adapun amalan ziarah kubur merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam sambil memanjatkan doa untuk disampaikan kepada orang terkasih yang telah meninggal dunia. 

Baca juga: Adab dan Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Artinya

Berikut ini adalah doa saat melakukan ziarah ke makam keluarga:

Pertama: ucapkan salam

Assalâmu 'alâ ahlid diyâr, minal mu'minîna wal muslimîn, antum lanâ farthun, wa nahnu insyâallâhu bikum lâhiqûn.

Artinya:
"Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu."

Kedua: baca ayat suci Alquran

Masing-masing membaca istighfar sebanyak 7 kali, Surat Al-fatihah 3 kali, Al-Falaq sebanyak 3 kali, An-Nas sebanyak 3 kali, Al-Ikhlash sebanyak 3 kali, dan membaca Ayat Kursi sebanyak 3 kali.

1. Istighfar, 7 kali

"Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi."

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Surat Al-fatihah, 3 kali

Bismillahir rahmanir rahim, Alhamdulillahi rabbil ‘alamin Ar Rahmaanirrahiim, Maaliki yaumiddiin, Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin, Ihdinash-shirraatal musthaqiim, Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim, ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

3. Surat Al-Falaq, 3 kali

“Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.”

Artinya:

"Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai waktu subuh dari kejahatan makhluk-Nya. Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus napasnya pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia mendengki."

4. Surat An-Nas, 3 kali

“Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.”

Artinya : “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia. Sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Dari setan dan manusia.’”

5. Surat Al-Ikhlash, 3 kali

“Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam y?lad, wa lam yakul lah? kufuwan ahad.”

Artinya:

"Katakanlah, ‘Dialah Yang Maha Esa. Allah adalah tuhan tempat bergantung oleh segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya."

Ketiga: membaca tahlil

Tahlil adalah bacaan kalimat tauhid. Kalimat ini dibaca sebanyak 33 kali atau kamu juga bisa mengikuti imam yang memimpin tahlil.

“Laailaaha Illallah.”

Artinya:

"Tiada Tuhan selain Allah." 

Keempat: membaca doa jenazah

Setelah tahlil, maka tahapan terakhir yang harus dilakukan para peziarah ada membaca doa

“Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.”

Artinya:

"Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."

"Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR. Muslim).

Itu lah doa yang sebaiknya disampaikan saat melakukan ziarah kubur yang biasa dibacakan Rasulullah Muhammad SAW, berikut juga artinya. Semoga doa ini bisa diamalkan dan bisa menjadi ibadah bagi siapapun yang melaksanakannya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US