The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Nilai Bitcoin dkk Berjatuhan, Ini Saatnya Masuk Aset Kripto? Tunggu, Analisa Dulu
Ilustrasi aset kripto bitcoin. (Foto/Fixabay)
Life

Nilai Bitcoin dkk Berjatuhan, Ini Saatnya Masuk Aset Kripto? Tunggu, Analisa Dulu

Jumat, 28 Januari 2022 16:55 WIB 28 Januari 2022, 16:55 WIB

INDOZONE.ID - Para investor aset kripto dibuat cemas dengan situasi market dalam beberapa waktu terakhir. Pasar kripto belakangan ini sedang dilanda nasib yang tak baik, di mana hampir seluruh aset kripto pada berjatuhan.

Koreksi signifikan terjadi pada penurunan harga Bitcoin sekitar 20% sejak Kamis (20/1) kemarin.

Mayoritas aset kripto terlihat berusaha bergerak tipis naik sejak Selasa  (25/1), tapi pertanyaan selanjutnya apakah akan terus naik dan fase koreksi sudah selesai?

Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, melihat meski pemulihan sudah terlihat secara perlahan, tapi investor harus waspada terkait koreksi besar ini.

"Kesepuluh  aset  kripto  berkapitalisasi  besar  terpantau  masih  melemah  pada  Kamis (27/1).  Hanya  beberapa  koin  digital  stablecoin  yang  menguat  tipis.  Terkoreksinya kembali market kripto disebabkan adanya panic selling, sehingga koreksi ini diprediksi tidak akan berlangsung lama," kata Afid melalui keterangan persnya kepada Indozone, Jumat (28/1/2022).

Afid menambahkan, saat ini investor cenderung merespons negatif dan bersikap wait & see terkait sejumlah peristiwa global yang membuat nilai Bitcoin dan aset kripto lainnya menurun sehingga membuat pasar kripto bergerak lambat.

"Salah satu sentimen utama yang membuat harga BTC dkk anjlok adalah pergerakan aset keuangan berbasis teknologi yang sedang drop di tengah isu pengetatan moneter yang bakal dilakukan oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Selain itu, ada faktor lainnya  seperti penolakan  dari  SEC  terkait ETF Bitcoin Spot dan Bank Sentral Rusia melarang penggunaan dan penambangan cryptocurrency," jelasnya.

Ada beberapa analis yang memprediksi dalam jangka panjang, pasar masih akan koreksi akibat besarnya likuidasi.

Penurunan ini tentu saja memunculkan kekhawatiran akan terjadinya crypto winter.

Crypto winter sendiri merupakan kondisi ketika nilai cryptocurrency mengalami penurunan drastis, bahkan di bawah nilai tren bullish normal.

Namun, apakah saat ini akan masuk crypto winter?

"Semua para ahli belum bisa memastikan, tapi tidak menutup  kemungkinan  akan terjadi. Bitcoin akan benar-benar memasuki crypto winter, maka aset kripto lainnya akan ikut  terpengaruh.  Jika  terjadi  crypto winter, diperkirakan periodenya akan singkat," ungkapnya. 

Di kala pasar kripto sedang turun, investor beranggapan bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk masuk.

Namun, hal ini perlu diwaspadai oleh investor, mengingat volatilitas kripto  yang masih cukup tinggi dan belum ada katalis positif yang dapat mengangkat kembali performanya, walaupun sudah terlihat akan rebound.

Kembali  lagi, investor harus paham risiko investasi aset kripto. Lakukan analisa fundamental dengan mempelajari aset kripto, sebelum berinvestasi.

Serta melakukan analisa teknikal untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli, menjual atau take profit aset.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US