The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dijuluki PSK Tertua, Saudara Kembar ini Akui Sudah  Layani 335 ribu Pria
Saudara kembar asal Belanda, Louise dan Martine Fokken (photo/Rex Features via Daily Mail)
Life

Dijuluki PSK Tertua, Saudara Kembar ini Akui Sudah Layani 335 ribu Pria

Minggu, 01 Agustus 2021 16:26 WIB 01 Agustus 2021, 16:26 WIB

INDOZONE.ID - Saudara kembar asal Belanda, Louise dan Martine Fokken dijuluki sebagai pekerja seks tertua di Amsterdam. Kembar berusia 70-an ini sudah berkecimpung di dunia prostitusi selama puluhan tahun, hingga akhirnya pensiun di tahun 2012. Sanking legendarisnya, cerita mereka pernah diangkat dalam film dokumenter 'Meet The Fokkens'.

Keduanya mengaku telah melayani lebih dari 335 ribu pria selama menjadi PSK. Dikutip dari Guardian, Louise Fokken bercerita jika ia menjadi korban KDRT dari suaminya saat usia 20 tahunan. Ia dipukuli di tengah jalan, hingga diancam akan diceraikan jika ia tak bisa menghasilkan uang.

"Dia bilang padaku akan meninggalkanku kalau aku tidak bisa mendapatkan uang, dan aku punya anak dan mencintainya, jadi aku harus melakukan keinginannya," katanya.

Sementara itu, kembarannya Martine Fokken terjun ke dunia prostitusi setelah baru melahirkan anak pertamanya. Belakangan, ia baru mengetahui jika Louise sedang kesulitan dan menjadi PSK di salah satu area prostitusi di Amsterdam yang populer dengan nama Red Light District.

Mengetahui hal itu, Martine memutuskan untuk membantu kembarannya dengan bekerja sebagai petugas kebersihan di tempat prostitusi tersebut. Sampai suatu ketika, ia ditawari seorang mucikari untuk ikut terjun di dunia prostitusi.

"Berawal dari situlah kami akhirnya bekerja di rumah bordil yang sama," kata Louise.

Bekerja dalam industri yang sama membuat Louise dan Martine dengan mudah melaluinya. Mereka sekaligus bisa menjaga satu sama lain.

Setelah berpuluh tahun berkecimpung, keduanya lalu memutuskan pensiun pada 2012. Louise yang pertama kali resign akibat radang sendi. Tak lama kemudian, Martine ikut menyusul.

Keduanya mengaku tak menyesal ataupun trauma ketika menjadi pekerja seks. Namun mereka mengaku jika industri prostitusi memang tidak menjadi lebih baik seiring zaman.

"Burung bangkai (pengacau) datang di tahun 2000. Para kriminal yang terorganisir. Orang-orangnya sekarang berbeda, mereka terlalu banyak minum, gemuk-gemuk dan tidak menghargai kami," pungkas Martine.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Silvia Marissa
Zega

Zega

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US