Insiden 2017, Jadi Titik Terendah dalam Hidup Demian Aditya
Pesulap Demian Aditya berpose saat berkunjung ke kantor Indozone, Jakarta, Selasa (25/2/2020). (INDOZONE/Febio Hernanto)
Life

Insiden 2017, Jadi Titik Terendah dalam Hidup Demian Aditya

Stres lihat sahabat terluka.

Rabu, 26 Februari 2020 16:29 WIB 26 Februari 2020, 16:29 WIB

INDOZONE.ID - Setiap orang pernah merasakan pasang surut kehidupan. Ada kalanya di atas, ada pula saatnya di bawah. Hal ini juga pernah dirasakan pesulap Demian Aditya.

Saat berkunjung ke kantor Indozone, Selasa (25/2/2020), Demian mengungkap titik terendah yang pernah terjadi dalam hidupnya. Hal itu terjadi pada tahun 2017, saat seorang stuntman dalam aksinya sekaligus sahabatnya, Echon mengalami kecelakaan setelah atraksi 'The Death Drop' gagal.

"Saya pernah mengalami titik terendah dalam hidup saat 2017, di mana saya pernah ngerasain di atas saat ikut America's Got Talent. Nggak lama kemudian saya merasa paling bawah. Di tahun yang sama saya dapat pelajaran yang berharga banget. Dinaikin sama Tuhan dan dijatuhkan lagi sama Tuhan supaya saya belajar kehidupan," ungkap Demian mengenang tahun 2017.

Saat itu, Demian harus menghadapi dua hal, antara hidup dan mati sang sahabat, dan karirnya. Demian sempat takut akan kehilangan karirnya saat itu. Akhirnya dia mengambil waktu untuk berdiam diri dan berpikir seharian.

"Ada yang bilang katanya saya nggak mau kasih statement. Saya saat itu stres berat lihat sahabat yang terluka di depan mata, saya dengar rintihan kesakitan dia. Tapi di satu sisi, orang ingin saya menceritakan kejadiannya," kata Demian.

Insiden 2017 Jadi Titik Terendah dalam Hidup Demian
Pesulap Demian Aditya berpose saat berkunjung ke kantor Indozone, Jakarta, Selasa (25/2/2020). (INDOZONE/Febio Hernanto)

Merasa ditekan oleh publik untuk memberikan statement, Demian semakin terpuruk. Baginya, keselamatan sahabat adalah prioritasnya sebelum dia bereaksi di depan publik.

"Prioritas utama, sahabat saya selamat dulu. Kalau dia selamat baru saya bisa ngomong," imbuhnya.

Bangkit dari Keterpurukan

Merasa terpuruk, tak lantas membuat Demian diam saja. Untuk mengatasinya, dia berusaha menjalani setiap langkah dengan perlahan untuk melanjutkan hidup.

"Apapun itu risikonya, waktu terus berjalan, detik berjalan, harus dijalani. Gimana caranya kita harus belajar untuk mengontrol keadaan terutama untuk diri sendiri biar nggak bereaksi terhadap keadaan, akhirnya nyesel," kata Demian.

Saat tragedi itu, sang sahabat, Echon pun memberikan kekuatan tersendiri untuk Demian. Suami Sara Wijayanto ini pun mendapat kekuatan untuk bangkit.

"Echon bilang 'masa depan kita tidak tergantung oleh perasaan, masa depan kita tergantung dari bagaimana cara kita bereaksi terhadap suatu keadaan'. Kalau misalnya kita bereaksinya salah, masa depannya mungkin akan penuh sesal. Kalau pada saat kejadian saya marah-marah atau bereaksi di publiknya tidak baik, pasti outcome-nya juga tidak baik," pungkas Demian.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Utami Evi Riyani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US