The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sosok Keechant Sewell, Perempuan Pertama yang Jadi Komisioner Polisi Kota New York
Keechant Sewell, Komisioner Polisi Kota New York yang baru. (Foto: Instagram @nypdpc)
Life

Sosok Keechant Sewell, Perempuan Pertama yang Jadi Komisioner Polisi Kota New York

Selasa, 04 Januari 2022 14:20 WIB 04 Januari 2022, 14:20 WIB

INDOZONE.ID - Di dunia dan budaya patriarkis, sulit bagi perempuan untuk menempati jabatan-jabatan strategis, baik itu di institusi pemerintah, di militer, maupun di kepolisian.

Namun, Kota New York, Amerika Serikat, telah mengakhiri "tradisi" itu. Wali Kota Terpilih New York City Eric Adams menunjuk Keechant Sewell, seorang pejabat polisi di Long Island, sebagai komisioner polisi kota itu.

Sebelumnya, Eric memperkenalkan Keechant Sewell sebagai pilihannya untuk menjadi komisioner polisi Kota New York pada 15 Desember 2021.

Untuk diketahui, jabatan komisioner polisi di Kota New York termasuk pekerjaan paling berpengaruh dan paling disegani.

“Ia perempuan yang tepat untuk pekerjaan itu,” ujar Eric dalam konferensi pers bersama Sewell di Queens, seperti dilansir VOA.

Sewell yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Detektif Kepolisian Kabupaten Nassau, akan menjadi orang kulit hitam ketiga yang menjabat sebagai komisaris Departemen Kepolisian New York NYPD.

Perempuan 49 tahun itu akan menggantikan Dermot Shea, yang pensiun dari NYPD setelah bertugas selama 30 tahun, termasuk dua tahun terakhir sebagai komisioner. Sewell resmi menjabat sebagai komisioner NYPD pada 1 Januari 2022.

“Dia akan membawa palu godam yang dibawanya sepanjang kariernya, dan mengatasi setiap hambatan yang menghalangi jalannya. Hari ini dia telah mengatasi masalah terakhir yang kita butuhkan di New York City," kata Eric.

Sepak Terjang Sewell

ist
Keechant Sewell, Komisioner Polisi Kota New York yang baru. (Foto: Reuters/)

Sewell ditunjuk menjadi Kepala Detektif Kabupaten Nassau pada September 2020 yang mengawasi sekitar 350 personil. NYPD memiliki sekitar 35.000 personil.

Sewell sebelumnya mengawasi para detektif di Nassau County, termasuk bagian pembunuhan dan penanganan korban khusus, selama sekitar satu tahun. 

Ia juga pernah mengawasi biro urusan standar profesional dan urusan internal kepolisian, demikian menurut sebuah laporan tahun lalu di Newsday.

Associated Press melaporkan Sewell mulai bekerja di NYPD sebagai petugas patroli pada tahun 1997, bekerja keras dan naik pangkat menjadi komandan sebuah kantor polisi yang mengepalai biro kasus-kasus besar dan sekaligus kepala perunding sandera.

Bertekad Berantas Kejahatan dengan Senjata Api

ist
Keechant Sewell bersama Wali Kota New York Eric Adams. (Foto: Reuters/)

Saat diperkenalkan ke publik oleh Eric, Sewell menyampaikan tekadnya untuk memberantas kejahatan dengan senjata api yang marak terjadi di New York.

"Kita berada dalam momentum penting di New York karena kota kita menghadapi tantangan ganda yaitu keamanan publik dan akuntabilitas polisi. Ini hal yang saling terpisah,” ujarnya.

Adams, salah seorang pendiri “100 Blacks in Law Enforcement Who Care” – sebuah kelompok advokasi yang memperjuangkan reformasi peradilan pidana dan mengakhiri kebrutalan polisi – telah menjanjikan strategi baru untuk memerangi kejahatan. Salah satu di antaranya adalah dengan mengembalikan patroli jalan kaki.

Adams menolak seruan kelompok progresif untuk memangkas anggaran kepolisian dan membela strategi “hentikan dan geledah” yang kontroversial. Ia menyebut strategi itu merupakan piranti berguna yang telah disalahgunakan. Ia juga berjanji untuk mendiversifikasi jajaran NYPD.

Dari sekitar 35.000 personil polisi di NYPD, sekitar 45% berkulit putih, 30% Hispanik, 15% berkulit hitam dan 10% Asia.

Sewell sendiri menggarisbawahi kembali janji untuk mendiversifikasi kekuatan kepolisian yang dipimpinnya. 

“Saya menyadari betapa bersejarahnya pengumuman sebagai perempuan pertama dan orang kulit hitam ketiga yang memimpin NYPD dalam sejarah badan ini selama 176 tahun. Saya membawa perspektif yang berbeda, yang berkomitmen untuk memastikan agar departemen kepolisian ini menjadi kota yang senantiasa melayani, membuat keputusan, sebagaimana yang dilakukan wali kota terpilih Eric Adams – yaitu dengan mengangkat perempuan dan warga kulit berwarna ke posisi kepemimpinan,” kata Sewell.

Kalahkan Sejumlah Kandidat Perempuan

Keechant Sewell bersama Wali Kota New York Eric Adams. (Foto: Reuters/)
Keechant Sewell bersama Wali Kota New York Eric Adams. (Foto: Reuters/)

Saat berkampanye untuk menjadi wali kota, Eric telah berjanji bahwa ia akan menunjuk seorang perempuan sebagai komisaris. Kandidat potensial lainnya adalah mantan kepala polisi Seattle Carmen Best, komisaris Kepolisian Philadelphia Danielle Outlaw, mantan kepala polisi Newark Ivonne Roman, dan kepala patroli NYPD Juanita Holmes.

Eric memilih Sewell karena “kecerdasan emosionalnya,” dan menggambarkannya sebagai sosok yang “tenang, percaya diri dan dapat menguasa diri.” Seseorang yang menurutnya meniti karir dari bawah.

Sebelum Sewell, selama puluhan tahun NYPD dipimpin oleh polisi kulit hitam, antara lain Benjamin Ward dan Lee Brown, yang berdinas pada tahun 1980an dan 1990an. Sewell akan mewarisi NYPD yang senantiasa terus berubah. Beberapa tahun ini NYPD telah berjuang menekan angka kejahatan setelah sempat mencapai rekor terendah.

Peningkatan kejahatan – terutama dalam insiden penembakan senjata api dan pembunuhan – menjadi bagian dari tren nasional setelah pandemi virus corona. Tetapi para pejabat polisi juga menilai reformasi kepolisian di negara bagian itu telah menghilangkan penahanan pra-peradilan untuk banyak kasus kejahatan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US