Agar Tak Terjebak Psikolog Abal-abal, Klien Perlu Cek Hal Ini
Ilustrasi konseling. (Pexels/Christina Morillo)
Life

Agar Tak Terjebak Psikolog Abal-abal, Klien Perlu Cek Hal Ini

Agar tak tertipu.

Selasa, 18 Februari 2020 09:08 WIB 18 Februari 2020, 09:08 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan ini heboh kasus psikolog abal-abal yang menyeret nama Dedy Susanto. Banyak yang muncul dan mengaku sebagai korban pria yang dikenal sebagai ahli hipnoterapi itu.

Jika berbicara soal treatment psikologi, bagaimana cara agar tak tertipu psikolog abal-abal? Psikolog klinis dewasa Tiara Puspita mengatakan untuk melakukan praktik psikolog, seseorang harus punya gelar psikolog.

"Kalau mau mau konseling biasanya yang menangani adalah psikolog klinis dewasa (di atas 18) dan psikolog klinis anak (di bawah 18)," kata Tiara saat dihubungi Indozone melalui pesan singkat, Selasa (18/2/2020).

Menurutnya, klien juga berhak tahu apa gelar dari si psikolog yang akan dia datangi. Caranya adalah memeriksa namanya di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

"Klien juga berhak kok untuk tahu psikolognya punya gelar apa, terdaftar tidak di HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) dan IPK (Ikatan Psikolog Klinis), dan harus ada SIPP yang valid," jelas Tiara.

Bahkan, klien juga berhak tahu pendidikan apa yang ditempuh sebelum menjadi psikolog, lulusan dari perguruan tinggi mana dan tahun berapa.

"Karena sampai dengan tahun 90-an, psikolog itu pendidikan S1 (6 tahun), jadi ada juga psikolog-psikolog lulusan dulu yang gelarnya S1," imbuhnya.

Contohnya di layanan terapi International Wellbeing Center, sebelum memilih psikolog, calon klien akan diberi list psikolog dengan gelar, pengalaman, dan keahlian masing-masing. Dari sini, klien bisa melihat dan memilih langsung psikolog yang sesuai kebutuhan.

"Kalau aku pribadi pasti di sesi pertama biasanya perkenalan dulu tentang background-ku. Jadi biar klien pun paham dan nyaman untuk menjalani proses konselingnya," pungkas Tiara.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Utami Evi Riyani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US