The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Heboh! Emak-emak di Makassar Mendadak Borong Gayung dan Baskom, Buat Apa?
Warga borong perabotan rumah tangga (Rudi Hartono/Z Creators)
Life

Heboh! Emak-emak di Makassar Mendadak Borong Gayung dan Baskom, Buat Apa?

Selasa, 09 Agustus 2022 19:16 WIB 09 Agustus 2022, 19:16 WIB

INDOZONE.ID - Bulan Muharram bagi umat muslim adalah pembuka tahun Hijriah dalam Islam. Umat islam di seluruh dunia umumnya menggelar dzikir dan doa bersama menyambut tahun baru Islam sesuai budaya daerahnya.

Di Sulawesi Selatan khususnya masyarakat Bugis dan Makassar di Kota Parepare biasa menggelar tradisi unik pada 10 Muharram. Pada hari tersebut warga akan menyerbu pasar tradisional dan pasar modern untuk membeli perabotan rumah tangga. Perlengkapan rumah tangga yang dibeli umumnya berbahan plastik. Seperti gayung, baskom, dan ember.

10 muharram
Warga berburu perabotan rumah tangga (Rudi Hartono/Z Creators)

Tradisi memborong perabotan diyakini bisa mendatangkan rezeki dan mendapatkan keberkahan. Harapan itu tergambarkan dalam wadah yang dibeli.

"Kenapa banyak yang beli baskom, karena baskom itu diumpamakan sebagai wadah untuk menampung keberkahan dan keberuntungan. Kalau gayung diumpamakan sebagai alat untuk menimba rejeki dan keberkahan dari tuhan di 10 Muharram,” terang Indo Sakka, salah satu warga Parepare yang berbelanja di Pasar Lakessi.

warga berburu perabotan rumah tangga
Perabotan plastik diburu warga (Rudi Hartono/Z Creators)

Selain perabotan rumah tangga berbahan plastik, warga juga berburu peralatan dapur berbahan aluminium. Mereka percaya bahwa perabotan dapur yang dibeli saat bulan Muharram selain penuh berkah juga akan awet atau tahan lama.

10 muharram
Warga juga berburu perabotan rumah tangga aluminium (Rudi Hartono/Z Creators)

Banyaknya warga yang berburu perabot rumah tangga ini membawa berkah tersendiri bagi penjual perabotan rumah tangga. Penjualan mereka di 10 Muharram mengalami  peningkatan hingga 10 kali lipat.

"Alhamdulillah, kalau di hari biasa itu bisa dapat Rp500 ribu itu sudah lumayan, kalau 10 Muharram begini bisa Rp5 sampai Rp7 jutaan,” terang Wiah, salah satu penjual perabot rumah tangga di Pasar Lakessi.

Konon tradisi ini sudah berlangsung selama ratusan tahun dan dilakukan nenek moyang masyarakat Bugis sejak Islam masuk ke wilayah Sulawesi Selatan.

tradisi muharram
Warga berburu perabot rumah tangga (Rudi Hartono/Z Creators)

Selain membeli perabotan, warga juga membeli bumbu dapur seperti buah pala. Sebab buah pala merupakan salah satu bumbu khas bubur Assyura 10 Muharram yang juga menjadi sajian khas di bulan Muharram.

Konon buah pala melambangkan keberkahan hidup saat dibeli bertepatan dengan 10 Muharram.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators

TAG
Rini Puspita
Rudi Hartono
Rudi Hartono

Rudi Hartono

Community Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US