The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tes Psikotes Kerja: Contoh Soal dan Tips Mengerjakan
Ilustrasi interview kerja (Pexels/mentatdgt)
Life

Tes Psikotes Kerja: Contoh Soal dan Tips Mengerjakan

Selasa, 03 Maret 2020 17:08 WIB 03 Maret 2020, 17:08 WIB

INDOZONE.ID - Hampir semua perusahaan saat ini menggunakan tes psikologi/Psychology Test (psikotes) dalam tahap seleksi rekrutmen karyawan.

Sesuai namanya, psikotes secara umum mengarah kepada tes kepribadian seseorang. 

Dari hasil psikotes ini, nantinya perusahaan akan menilai apakah seseorang tersebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tidak.

Seorang pelamar kerja dengan kemampuan akademik tinggi, bisa saja tidak lolos seleksi psikotes. Sebaliknya, mereka dengan nilai akademik biasa, justru berhasil melewati tahapan ini.

Bagi sebagian orang, tahap seleksi psikotes kerja cukup rumit. Bahkan, ada yang sudah berkali-kali ikut tes, namun tak kunjung berhasil.

Namun di sisi lain, tak sedikit pula yang mampu menyelesaikan setiap soal psikotes dengan baik.

Beberapa Jenis Soal Psikotes Kerja

Umumnya, ada beberapa jenis soal psikotes kerja yang sering diujikan. Ulasan selanjutnya, telah Indozone rangkum dalam artikel ini.

1. Tes Logika Aritmatika

contoh soal tes psikotes logika aritmatika
Contoh soal tes logika aritmatika (graduatewings.co.uk)

Jenis soal psikotes kerja pertama adalah tes logika aritmatika. Tes ini terdiri atas deret angka yang berpola.

Tujuan tes ini untuk mengukur kemampuan analisa seseorang dalam memahami pola-pola tertentu dalam wujud deret angka.

Tips mengerjakan:

  • Tidak terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika.
  • Usahakan tidak terpaku pada 3-4 angka di awal deret. Karena pola deret bisa berubah-ubah, mulai dari penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian, dan lainnya.
  • Kamu punya batas waktu pengerjaan. Jadi, jangan sampai terpaku pada satu soal saja.
     

2. Tes Logika Penalaran

Contoh soal psikotes tes logika penalaran
Contoh soal psikotes tes logika penalaran (practiceaptitudetests.com)

Berikutnya, tes logika penalaran yang terdiri dari deret gambar, baik 2 maupun 3 dimensi.

Tujuan tes ini untuk mengukur kemampuan analisa seseorang dalam memahami pola-pola tertentu dalam wujud deret gambar.

Biasanya, setiap peserta tes akan diminta memilih gambar selanjutnya yang kemungkinan akan muncul.

Tips mengerjakan:

  • Jaga konsentrasi dan hati-hati menjawab soal.
  • Kamu perlu teliti karena bentuk gambar hampir serupa meskipun tidak sama.
     

3. Tes Analogi Verbal

Jenis soal tes psikotes analogi verbal
Jenis soal tes analogi verbal (slideshare.net)

Pada soal psikotes kerja juga ada tes analogi verbal. Tes ini terdiri atas 40 soal, meliputi korelasi makna, sinonim, antonim, dan analogi kata.

Tujuan tes ini untuk mengukur kemampuan logika seseorang memahami sebab-akibat dari suatu permasalahan.

Tips mengerjakan:

  • Perbanyak menghapal sinonim dan antonim kata, korelasi, dan kata-kata baku beserta artinya.
  • Jangan terpaku pada satu soal, mengingat waktu pengerjaan terbatas.
  • Jika satu soal dirasa sulit, kamu bisa lompati dulu dan jawab ke soal berikutnya.

     

4. Tes Kraeplien/Pauli (Hitung Koran)

Contoh soal tes Kraeplien/Pauli hitung koran
Contoh soal tes Kraeplien/Pauli hitung koran (Ist)

Bisa dibilang, tes kraeplien/pauli (hitung koran) sudah cukup familiar. Namun, beberapa orang masih sulit mengerjakan jenis soal psikotes ini.

Tes kraeplien/pauli terdiri atas gugusan angka-angka tersusun secara membujur (atas ke bawah). 

Nantinya, setiap peserta tes diminta menjumlahkan dua angka berdekatan dalam waktu tertentu di tiap kolom.

Hasil penghitungan dua angka tersebut kemudian dituliskan di samping, tepatnya di antara dua angka tersebut.

Tujuan tes ini untuk melihat kemampuan seseorang dalam adaptasi dan penyesuaian diri, ketelitian, dan kecepatan menyelesaikan pekerjaan.

Tips mengerjakan:

  • Sebaiknya gunakan pensil biasa atau pulpen, dan hindari menggunakan pensil mekanis.
  • Usahakan jumlah angka yang berhasil dijumlahkan di masing-masing kolom stabil.
  • Konsentrasi penuh. Jika di pertengahan soal merasa blank, sebisa mungkin kamu harus tetap fokus.
     

5. Tes Wartegg

Contoh soal psikotes tes wartegg
Contoh soal psikotes tes wartegg (Ist)

Tes wartegg merupakan salah satu jenis soal psikotes yang cukup rumit dan banyak orang terkecoh ketika mengerjakannya.

Soal tes wartegg terdiri atas 8 (delapan) kotak. Di dalamnya, berisi bentukan tertentu, seperti titik, garis kurva, garis sejajar, lingkaran, garis melengkung, garis memotong.

Tugas kamu dalam tes ini adalah menggambar semua bentukan itu menjadi sebuah gambar. 

Kemudian, kamu tuliskan nomor gambar secara berurutan, mulai dari gambar paling disukai, tidak disukai, mudah digambar, dan tersulit.

Tujuan tes ini untuk mengukur kemampuan seseorang dalam pengendalian emosi, imajinasi, intelektual, dan aktivitas subjek.

Tips mengerjakan:

  • Kreativitasmu diuji di sini, apakah kamu bisa mengembangkan satu hal menjadi ide baru atau justru kamu tipikal orang 'mengekor'.
  • Gambar apapun yang dibuat menunjukkan kepribadian atau kemampuan IQ.
  • Berlatihlah menggambar sebelum menghadapi tahap seleksi psikotes.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rizka
Rizka

Rizka

Writer
JOIN US
JOIN US