The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

 Pengen Kaya Raya di 2020? Ini Resolusi Keuangan yang #KAMUHARUSTAU
ilustrasi/pexels/Sharon McCutcheon
Life

Pengen Kaya Raya di 2020? Ini Resolusi Keuangan yang #KAMUHARUSTAU

Jumat, 27 Desember 2019 14:57 WIB 27 Desember 2019, 14:57 WIB

INDOZONE.ID - Tahun baru 2020 hanya tinggal hitungan hari saja. Tapi, sudahkah kamu mempersiapkan resolusi yang harus kamu wujudkan tahun depan? Jika belum, alangkah baiknya untuk membuat resolusi dari berbagai aspek kehidupan. Mulai dari karir, pendidikan, kesehatan, dan juga resolusi keuangan.

Ya, selain kesehatan, resolusi keuangan juga penting untuk dilakukan. Dengan resolusi ini, maka kita bisa lebih mudah mengatur keuangan. Jika keuangan berhasil kita atur, akan membuat jumlah uang yang kamu miliki bertambah.

Kamu hanya akan mengeluarkan uang untuk barang-barang dan keperluan yang memang harus dipenuhi. Kamu akan mengesampingkan barang-barang yang hanya jadi keinginan semata.

Setelah tau keuntungan membuat resolusi keuangan, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana caranya mewujudkan resolusi keuangan tersebut? Nah, berikut ini ada sejumlah tips resolusi keuangan dari para jutawan dunia supaya tahun depan bisa mendapatkan banyak pundi-pundi rupiah.

1. Investasi diri sendiri

baklnj
ilustrasi/pexels/bruce mars

Pendiri The Corcoran Group, Barbara Corcoran mengatakan, tips untuk menjadi orang kaya ialah membuat investasi untuk diri sendiri. Menurutnya, setiap orang harus memprioritaskan dirinya sendiri.

"Resolusi keuangan saya sama setiap tahunnya yakni berinvestasi dalam diri saya. Saya menggunakan semua komisi pertama saya untuk beli mantel bulu mewah dari Bergdorf Goodman seharga US$ 340, dan itu adalah investasi terbaik yang saya lakukan buat diri saya," kata Barbara.

Menurutnya, dengan mengenakan mantel tersebut ia merasa seperti ratu real estat New York. Ia menambahkan, membeli barang mewah, merileksasikan tubuh atau tidur siang adalah bentuk investasi untuk diri sendiri.

2. Habiskan 20% gaji

belanj
ilustrasi/pexels/Burst

CEO Tiny Devotions dan mitra Crimcheck, Lin Sun menyarankan untuk menghabiskan 20% gaji guna memenuhi berbagai kebutuhan hidup. 80% sisanya gunakan untuk ditabung, memberi sumbangan atau berinvestasi. Sun bahkan telah berkomitmen akan mengatur pengeluarannya, meski kondisi keuangannya mengalami peningkatan.

"Itu tidak berarti kita hidup kesusahan, kami menikmati hidup kami sambil mengelola sumber daya kami. Kami menggunakan Mint untuk mengelola akun pribadi dan QuickBooks kami untuk melacak laba rugi, neraca, tren keuangan, dan anggaran kami (dengan bantuan dari tim akuntansi kami). Kemudian, kami secara teratur meninjau laporan ini bersama-sama untuk visibilitas, transparansi, dan akuntabilitas," paparnya.

3. Selalu bersikap jujur

sepakat
ilustrasi/pexels/fauxels

Pendiri dan CEO Cita, Itzik Levy mengemukakan, salah satu cara untuk menjadi orang kaya adalah mengedepankan sikap jujur. sikap ini menurut Levy bisa membuat hubungan bisnis jadi sukses. Ia bahkan menilai bahwa dengan jujur, rasa kepedulian orang lain akan tumbuh. Karena menurutnya, rasa peduli dari orang lain itulah yang jadi aset paling berharga.

4. Buat sistem yang prediksi keuangan

uang
ilustrasi/pixabay/jarmoluk

Dengan sistem pelacakan prediksi keuangan, kita bisa mengatur keuangan selama setahun ke depan. Meski awalnya terasa sulit, namun dengan tekad yang kuat, sistem ini pasti bisa berhasil diterapkan.

Pendiri AccountingDepartment.com, layanan akuntansi virtual untuk bisnis kecil, Dennis Najjar mengemukakan sistem ini bisa dibuat dengan menentukan berapa banyak pendapatan yang akan digunakan selama setahun ke depan. Lalu buatlah anggaran uang simpanan dan belanja kebutuhan sehari-hari. Jangan lupa untuk menyiapkan interval pos untuk memeriksa keuangan, baik dalam mingguan maupun bulanan.

5. Mempersiapkan 4D

uang
ilustrasi/pixabay/Shutterbug75

4D yang dimaksud dalam resolusi keuangan menurut Gail Corder Fischer dari Fischer & Company, ialah Debt, Death, Divorce, dan Decisions.

4D ini sangat penting untuk diperhatikan agar keuangan yang dikeluarkan tidak melebihi target. Seseorang tentu harus merencanakan dan menyimpan uang untuk tabungan hari tua atau pensiun. Selain itu, memperhitungkan anggaran untuk investasi dan kondisi tak terduga juga harus dilakukan guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Artikel  Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Writer
JOIN US
JOIN US