The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gara-gara Sapi Sakit Mendadak, Warga Jepara Sampai Lempar-lemparan Api!
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)
Life

Gara-gara Sapi Sakit Mendadak, Warga Jepara Sampai Lempar-lemparan Api!

Selasa, 21 Juni 2022 16:05 WIB 21 Juni 2022, 16:05 WIB

INDOZONE.ID - Setelah dua tahun pandemi Covid-19 melanda, tradisi perang obor Desa Tegalsambi, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah digelar, Senin, 20 Juni 2022 malam. Acara tersebut dihadiri oleh ribuan masyarakat. 

Perang obor Tegalsambi ini bermula dari pertengkaran antara Kyai Babatan dan Ki Gemblong. Kyai Babadan marah karena sapi miliknya yang dipelihara Ki Gemblong pada sakit karena kurang dirawat.

perang obor
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)

Dalam kemarahannya Ki Babadan memukul Ki Gemblong dengan api. Anehnya percikan api itu kemudian menyembuhkan puluhan sapi yang sakit. Setelah mengetahui kenyataan itu mereka berdua pun akhirnya menghentikan perkelahian.

Bahkan kemudian mereka bersama-sama mengumpulkan kembali sapi yang berlari ke berbagai penjuru dan membuatkan kandang yang lebih baik.

jepara
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)

Berdasarkan tradisi yang berkembang secara lisan di kalangan masyarakat Tegalsambi, sejak itu anak cucu Kyai Babadan dan Ki Gemblong lalu melakukan perang obor untuk mengenang kedua tokoh tersebut. 

Tradisi perang obor ini sekaligus dimaksudkan untuk mengusir segala roh jahat yang mendatangkan penyakit dan mengganggu penduduk Tegalsambi. Sedangkan, oboro dibuat dari gulungan dua atau tiga pelepah kelapa yang sudah kering dan bagian dalamnya diisi dengan daun pisang kering. 

jepara
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)

Obor digunakan sebagai alat untuk saling menyerang. Oleh sebab itu masyarakat menyebut tradisi ini sebagai perang obor. Tradisi unik ini diadakan setahun sekali. 

Upacara ini kemudian dilengkapi dengan pergelaran wayang kulit. Juga ada  prosesi mengarak pusaka berupa dua buah pedang yaitu pedang Gendir dan pedang Gampang serta sebuah arca dan Bedug Dobol yang dipercayai sebagai warisan Sunan Kalijaga. 

jepara
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)

Kedua pedang itu konon merupakan serpihan kayu yang dipakai membangun Masjid Demak. Sebelum acara perang obor dimulai, terlebih dahulu diadakan ziarah ke makam leluhur. Setelah itu dilakukan penyembelihan seekor kerbau jantan muda yang belum pernah dipakai untuk membajak.

Penyembelihan itu dilakukan di rumah petinggi  yang dulunya dilakukan oleh  kebayan Leger Desa Tegalsambi. Sedangkan sesaji ditaruh di sebuah kendil yang terdiri dari darah kerbau, jeroan, dan daging yang sudah dimasak. 

jepara
Perang obor di Jepara. (Dedy Setyawan/IDZ Creators)

Sesaji ini diperuntukkan bagi para leluhur yang dipercayai ikut menjaga keselamatan Desa Tegalsambi. Seusai upacara perang obor, pasukan langsung menuju rumah Petinggi Tegalsambi. 

Di sana mereka diobati oleh istri Petinggi dengan cara mengoleskan minyak londoh pada bagian yang luka. Anehnya, luka ini langsung sembuh seketika.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini

IDZ Creators
IDZ Creators
TAG
Yayan Supriyanto
Dedy Setyawan
Dedy Setyawan
Community Writer
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US