The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kebijakan WFH Diperpanjang, Ini Curhat Karyawan yang Merasa Terbebani
Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home (WFH). (Freepik)
Life

Kebijakan WFH Diperpanjang, Ini Curhat Karyawan yang Merasa Terbebani

Apa kata mereka?

Rabu, 01 April 2020 16:10 WIB 01 April 2020, 16:10 WIB

INDOZONE.ID - Banyak perusahaan yang memperpanjang kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH). Tak sedikit karyawan yang mulai mengeluhkan kebijakan ini. Sebab ada yang merasa kerja di rumah justru menambah beban.

Ada sejumlah alasan yang membuat karyawan merasa kerja dari rumah menjadi beban. Dari survei dalam skala kecil yang Indozone lakukan di media sosial, Rabu (1/4/2020), alasan paling banyak yaitu karyawan merasa terbebani dengan sistem kerja dari rumah karena waktu kerja tidak menentu, pekerjaan yang lebih banyak, dan kendala internet.

"Paket internet semakin cepat habis, uang lebih cepat habis, soalnya jajan makanan mulu," tulis akun @anishasaktian.

Hal senada juga diungkapkan oleh akun @holaintan yang mengaku terkendala menyelesaikan pekerjaan karena kuota dan sinyal internet.

wfh
Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home (WFH). (Unsplash/Thought Catalog)

Selanjutnya akun @tyaskrtika mengatakan selama sistem kerja dari rumah, jam kerjanya malah jadi berantakan.

"Saya bisa kerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam nonstop," ungkapnya.

Lalu ada akun @yantinainggolan yang mengatakan kerja dari rumah membuatnya harus stand by setiap saat. Bahkan akun @thadetahelena harus bersiap menerima tugas atau pekerjaan kapan saja. 

"Tugas diberikan enggak jelas jadwalnya. Suka mendadak padahal sudah tengah malem," ungkap akun @thadetahelena.

Lalu ada akun @adhemaharani yang mengatakan selama kerja dari rumah laporan yang dikerjakan menjadi lebih banyak.

wfh
Ilustrasi bekerja dari rumah atau work from home (WFH). (Freepik)

Alasan berbeda dikemukakan oleh akun @vermouthgi003. Dirinya mengatakan kerja dari rumah terasa menyulitkan karena tidak bisa fokus.

"Setiap hari online terus dan koordinasi sama supplier dan pihak lapangan. Di rumah terlalu banyak gangguan, enggak bisa fokus dan konsentrasi," jelasnya. 

Hal yang sama turut dirasakan oleh akun @admiraldy. 

"Susah untuk (pekerjaan) selesai tepat waktu. Banyak gangguan. Ya ngantuk lah, mager lah, dll," tandasnya.

Kalau menurutmu gimana? Apa sih yang kamu rasakan ketika bekerja dari rumah atau WFH? Tulis di kolom komentar, yuk.

Tapi kamu tetap harus bersyukur, karena tidak semua perusahaan juga lho yang bisa menerapkan WFH. Tetap semangat, sobat Indozone!


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US