Agar Tak Repot, Berikut Tips WFH untuk Orang Tua yang Punya Balita
Ilustrasi ibu bekerja dari rumah sembari mengurus anak. (Medium)
Life

Agar Tak Repot, Berikut Tips WFH untuk Orang Tua yang Punya Balita

Jumat, 27 Maret 2020 11:35 WIB 27 Maret 2020, 11:35 WIB

INDOZONE.ID - Sejak virus corona melanda Indonesia dan sejumlah negara lainnya, banyak perusahaan dan instansi menerapkan kebijakan agar karyawannya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Langkah ini dimaksudkan untuk menekan angka penyebaran virus corona agar tak semakin meluas.

Sayangnya, tak semua pekerja merasa bahwa WFH adalah sesuatu yang menyenangkan. Bagi mereka yang memiliki balita, WFH adalah sesuatu yang sedikit merepotkan.

Bagaimana tidak, selain fokus dengan pekerjaan, orang tua juga harus bisa mengawasi anaknya. Kalau sudah begini, orang tua pasti akan langsung kerepotan.

Dilansir dari South China Morning Post, biar WFH nggak repot saat harus mengawasi anak, coba deh terapkan tujuh tips berikut ini.

1. Jelaskan pada anak

orang tua punya balita
Ilustrasi ibu berbicara dengan anak. (pexels/Polina Tankilevitch)

Agar pekerjaanmu tak terganggu oleh tangisan dan tingkah merepotkan anak, cobalah untuk memberi penjelasan pada anak.

Tak perlu penjelasan detail, intinya kamu harus memberitahu mereka bahwa ada pekerjaan yang harus kamu selesaikan segera.

2. Urus anak terlebih dahulu

WFH sambil urus balita
Ilustrasi ibu mengurus anak. (pexels/Daria Shevtsova)

Supaya pekerjaan kita jadi tak repot dan terganggu tengah jalan, sebelum melakukan pekerjaan, ada baiknya untuk menyiapkan segala kebutuhan anak.

Mulai dari memandikannya, memberinya makan hingga menyiapkan mainan yang bisa digunakannya. Agar anak tak kehilangan perhatian dari orang tua, cobalah untuk mengatur waktu.

Misalnya, jam 9 pagi hingga jam 11 pagi adalah waktu untuk mengerjakan tugas. Jam 12 waktu untuk makan siang dan jam 1 siang waktunya untuk bermain dengan anak.

3. Berbagi tugas dengan pasangan

tips WFH untuk orang tua yang punya balita
Ilustrasi suami bantu istri urus anak. (pexels/Andrea Piacquadio0

Jangan repot sendiri, cobalah untuk meminta bantuan pada pasangan saat WFH. Kamu bisa membagi tugas dengan pasangan dalam hal mengurus anak.

Misalkan, kamu memilih untuk mengurus anak dari pagi hingga siang hari. Pasanganmu bisa membantu mengurus anak dari siang hingga sore hari.

Dengan begini, maka WFH sembari mengurus anakpun jadi tak terasa merepotkan. Selain itu, anak juga tetap mendapat perhatian dari kedua orang tuanya.

4. Buat rutinitas sendiri

orang tua punya balita
Ilustrasi ibu memasak. (pexels/One Shot)

Bekerja dari rumah, bukan berarti kamu bisa bermalas-malasan seenaknya. Cobalah untuk melakukan aktivitas seperti biasanya.

Mulai dari bangun tidur di pagi hari, hingga menyiapkan segala kebutuhan anak dan suami. Mengerjakan pekerjaan rumah lebih awal, akan membuat pekerjaanmu jadi lebih ringan.

Dengan begini, kamu bisa lebih fokus terhadap pekerjaan kantor yang hendak diselesaikan.

5. Siapkan ruang kerja sendiri

orang tua punya balita
Ilustrasi orang bekerja di sebuah ruangan. (pexels/Andrea Piacquadio)

Meskipun kerja dari rumah, kamu harus tetap membuat ruangan kerja senyaman mungkin. Pilihlah satu sudut ruang, yang menurutmu nyaman untuk mengerjakan pekerjaan kantor.

Pastikan juga ruangan tersebut bersih dan rapi, agar bekerja jadi nyaman dan semangat.

6. Buat batasan waktu

bekerja dari rumah
Ilustrasi ibu rumah tangga bekerja dari rumah. (pexels/bongkarn thanyakij)

Saat bekerja dari rumah, jangan memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan pekerjaan kantor yang menumpuk.

Bekerjalah sebagaimana kamu bekerja di kantor. Jangan paksakan diri untuk terus fokus pada pekerjaan. Beri tubuhmu waktu untuk sedikit rileks dari penatnya pekerjaan.

7. Jangan terlalu kaku

bekerja dari rumah
Ilustrasi anak bermain gawai. (unsplash/Diego Passadori)

Ketika bekerja dari rumah dan tak ingin diganggu oleh anak, cobalah untuk menjadi orang tua pada umumnya. Artinya, kamu bisa memberikan gawai pada anak agar anak tak mudah rewel.

Apalagi, pekerjaan yang sedang kamu tangani harus diselesaikan segera. Izinkan anak untuk bermain atau menonton tayangan edukasi, agar kamu juga bisa rileks menyelesaikan pekerjaanmu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Putri
Putri

Putri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU