The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Miris! 82% Perempuan Indonesia Dilecehkan Melalui Suara Ciuman dan Hal Keji Ini
Ilustrasi pelecehan terhadap wanita. (INDOZONE)
Life

Miris! 82% Perempuan Indonesia Dilecehkan Melalui Suara Ciuman dan Hal Keji Ini

Hingga desakan seksual.

Kamis, 23 September 2021 11:17 WIB 23 September 2021, 11:17 WIB

INDOZONE.ID - Berdasarkan riset yang dilakukan secara nasional oleh L'Oreal Paris melalui IPSOS Indonesia, ditemukan sebanyak 82% perempuan Indonesia pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik.

Dari responden yang disurvei, mereka mengaku menerima pelecehan seksual dalam berbagai bentuk.

Sebanyak 59% responden mengaku dilecehkan melalui pandangan, gestur, tatapan, atau lirikan seksual yang tidak senonoh dan tidak diinginkan yang membuat korban merasa tidak nyaman.

Kemudian ada pelecehan yang dilakukan dengan bersuit, mengejek, membuat suara ciuman, melolong dan mendecakkan bibir dengan cara seksual sebanyak 45%. Persentase yang sama juga dirasakan korban dengan pelecehan berupa komentar atau lelucon yang sugestif atau agresif secara seksual tentang penampilan, pakaian, anatomi tubuh, hingga rupa.

Lalu sebanyak 42% responden menerima pelecehan seksual dengan pendekatan agresif dan bersikeras mengetahui nama, nomor telepon, atau informasi pribadi, dan mendesak mengajak kencan.

Sebanyak 41% mengaku didekati seseorang yang menunjukkan gambar eksplisit secara seksual yang membuat tidak nyaman. Kemudian ada sentuhan, pelukan, dan ciuman yang tidak diinginkan diterima oleh 39% responden.

Di angka 39%, pelecehan juga diterima dalam bentuk pertanyaan agresif dan berulang tentang kehidupan pribadi dan seks. Lalu sebanyak 32% didatangi seseorang yang memaparkan dirinya dengan cara seksual, menunjukkan organ seksual, hingga masturbasi di depan korban.

BACA JUGA: Riset: 82% Perempuan Indonesia Alami Pelecehan Seksual di Ruang Publik

Kemudian sebanyak 31% responden mengaku diikuti oleh seseorang dengan niat seksual. Sementara 29% respoden menerima sebutan 'gadis molek', boneka, sayang, atau cewek dan kata-kata hinaan yang kasar.

Terakhir, ada desakan yang tidak diinginkan dan berulang untuk bantuan seksual serta bersikeras agar korban memperlihatkan bagian tubuh pribadinya dirasakan oleh 22% responden.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US