The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Lucu! Lagi Wawancara Langsung, Anak Jurnalis Ini Tiba-tiba Muncul dan Tanya Biskuit
Momen lucu saat jurnalis ini sedang wawancara langsung. (Photo/Twitter/@scottygb)
Life

Lucu! Lagi Wawancara Langsung, Anak Jurnalis Ini Tiba-tiba Muncul dan Tanya Biskuit

Kamis, 02 Juli 2020 18:28 WIB 02 Juli 2020, 18:28 WIB

INDOZONE.ID - Akibat pandemi Covid-19 sejumlah negara mulai menerapkan kebijakan lockdown. Ternyata, kebijakan itu juga memengaruhi aktivitas penyiaran informasi yang disampaikan jurnalis stasiun televisi.

Hal lucu pun dialami oleh seorang jurnalis perempuan yang bernama Deborah Haynes saat melaporkan wawancara langsungnya. Saat itu ia sedang terlibat wawancara dengan presenter berita Sky News, Mark Austin yang melaporkan kondisi polisi di Britania Raya.

Lucunya, tiba-tiba sang anak muncul di frame video dan masuk ke kamar Deborah tanpa mengetahui sang ibu sedang melakukan wawancara langsung. Sang anak pun dengan lugunya bertanya apakah dia boleh memakan dua biskuit.

"Bolehkah aku memakan dua biskuit, bu?" kata sang anak.

Karena kaget dengan situasi yang tak terduga, Deborah pun meminta maaf kepada Mark dan berusaha menjawab pertanyaan yang disampaikan putranya itu.

"Maafkan aku, ini putraku. Maaf, maaf sekali, sangat memalukan," kata Deborah sambil tersipu malu.

Deborah kemudian menjawab pertanyaan anaknya dan mengizinkan anaknya untuk memakan dua biskuit tersebut.

"Ya, boleh, kamu boleh makan dua biskuit. Oh, maafkan aku soal ini," ujar Deborah.

Namun, di luar dugaan lagi presenter Mark justru membalas ungkapan permintaan maaf itu dengan langsung memotong wawancara tersebut. Atas hal itu, Mark pun mendapatkan kecaman dan komentar pedas di media sosial.

"Baiklah, kita tinggalkan Deborah dengan kewajiban rumah tangganya tapi, yah, itulah yang terjadi selama lockdown dan itulah yang terjadi kalau mencoba melaporkan berita selama lockdown," kata Mark.

Tindakan Mark dinilai telalu negatif dengan hal yang tidak terduga itu. Netizen pun menilai Mark terlalu kasar dan tidak memiliki simpatik dengan situasi yang dialami oleh jurnalis yang melaporkan wawancara tersebut.

"Sky (News) seharusnya belajar dari BBC. Begini caranya menangani gangguan kecil semacam itu alih-alih dengan cara menggurui dan merendahkan seperti yang ia lakukan," kata netizen.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US