The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Oddball Effect, Fenomena Perubahan Waktu Berdasarkan Suasana Hati
Ilustrasi suasana hati bagus. (Pexels/Just Name)
Life

Oddball Effect, Fenomena Perubahan Waktu Berdasarkan Suasana Hati

Pernah merasakannya?

Minggu, 04 Oktober 2020 18:06 WIB 04 Oktober 2020, 18:06 WIB

INDOZONE.ID - Kamu pasti pernah merasa waktu berjalan begitu cepat. Saat kamu baru saja memulai aktivitas, tak lama kemudian hari sudah mulai gelap. Namun, di sisi lain pasti kamu juga pernah merasa kalau waktu berjalan dengan sangat lambat. Meski kamu berulang-kali melihat jam, rasanya hanya ada sedikit pergerakan pada jarum jam.

Jika membicarakan tentang waktu, tentu akan ada banyak sekali hal yang bisa dibahas karena cakupannya sangat luas. Mulai dari perubahan waktu dari masa ke masa, hingga kemungkinan kalau suatu hari nanti waktu akan benar-benar berhenti berputar.

Mungkin terasa aneh, meski satu jam selalu sama dengan 60 menit, kamu bisa merasakan konsep waktu berbeda hanya karena kondisimu berubah. Ini disebut sebagai Oddball Effect.

Apakah kamu pernah menyadari, semakin bertambah usia, kamu akan merasa waktu berjalan semakin lama? Saat kecil, kamu mungkin merasa waktu berjalan sangat cepat, sebab saat itu terasa sangat menyenangkan. Sedangkan saat dewasa, kamu sudah dihadapi oleh banyak beban dan tanggung jawab sehingga waktu berjalan lambat.

Perubahan mood karena suasana hati
Ilustrasi suasana hati buruk. (Pexels/Ekaterina Bolovtsova )

Pada masa kini, biasanya seseorang akan merasa waktu berjalan sangat cepat ketika kondisi mood-nya sedang baik. Lalu, saat sedang bosan atau jenuh seketika waktu berjalan sangat lambat. Durasi waktu bisa dirasakan berbeda oleh setiap orang tergantung dari suasana hati mereka, sehingga hal ini menjadi tidak mutlak. 

Durasi waktu yang kamu rasakan bisa berbanding terbalik saat hal tersebut telah menjadi kenangan masa lalu. Saat kamu mengingat kejadian menyenangkan, kamu akan merasa semua itu terjadi lebih lama dari kenyataannya. Bahkan kamu bisa mengingat setiap kejadian yang sudah kamu alami secara beruntun dan detail. Misalnya saat kamu pergi berlibur ke tempat yang sangat kamu sukai.

Sebaliknya, kenangan masa lalu yang buruk rasanya hanya terjadi dalam waktu sekejap saja. Kamu pun cenderung mengingat secara acak setiap kejadian masa lalu tersebut. Misalnya saja, saat dulu kamu terkena bencana alam dan harus mengungsi selama beberapa bulan. Di dalam pikiranmu saat ini, kejadian tersebut hanya berlangsung sekilas dan sulit diingat secara detail.

Meski belum ada teori pasti tentang kejadian ini, hal ini tetap menjadi kejadian unik yang mau tidak mau harus dialami oleh setiap orang. Agar kamu tidak terjebak oleh waktu, kamu harus bisa menikmati setiap aktivitas yang kamu jalani, ya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Dita Rana
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
Dita Rana

Dita Rana

Community Writer
JOIN US
JOIN US