The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Video Haru, Semua Anak-anak Ucapkan Selamat Tinggal ke Ibu Mereka hanya Lewat Video Call
Sekelompok anak yang menangis tas kepergian ibunya. (Photo/Facebook/Aman Shah II)
Life

Video Haru, Semua Anak-anak Ucapkan Selamat Tinggal ke Ibu Mereka hanya Lewat Video Call

Selasa, 25 Mei 2021 19:14 WIB 25 Mei 2021, 19:14 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini yang memperlihatkan sekelompok anak mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada ibu mereka yang diyakini merupakan pasien Covid-19.

Dalam video yang memilukan, staf rumah sakit memulai panggilan video dengan anak-anak sebagai waktu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada ibu mereka. Hanya tangisan kesedihan yang menyakitkan dari anggota keluarga lainnya yang dapat didengar dalam video saat ibu mereka terbaring di ranjang rumah sakit, hampir tidak bisa membuka matanya.

“Bu, buka matamu, bangun, ucapkan halo,” kata seorang wanita sambil menangis. Dia diyakini sebagai salah satu putri pasien.

Dilansir dari Harian Metro, Selasa (25/5/2021), wanita itu adalah pasien di Rumah Sakit Shah Alam, Malaysia dan meninggal beberapa saat kemudian setelah melakukan panggilan video kepada semua anak-anaknya. Menantu perempuan itu membagikan video memilukan itu di media sosial untuk menciptakan kesadaran tentang betapa seriusnya Covid-19.

Baca juga: Aktivis Hak Pria Tersinggung dengan 'Gerakan Cubit' di Korsel, Dianggap Hina Ukuran Penis

“Hari ini, 24 Mei jam 4.45 pagi, ibu mertua tercinta meninggal. Dia meninggal di Rumah Sakit Shah Alam. Dia meninggal karena Covid-19. Tiga minggu di ICU (unit perawatan intensif) karena sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen," tulisnya.

“Jadi, alasan mengapa Covid menginfeksinya adalah karena kakak ipar saya tertular melalui teman kantornya. Kakak ipar saya bertemu dengan ibu mertua saya, mencium tangannya, dan mengobrol erat dengannya. Ketika kakak ipar saya menjalani tes usap, dia dinyatakan positif Covid-19,” tambahnya.

“Mengambil ibu mertua saya untuk tes dan dinyatakan positif. Hanya bisa berjuang selama tiga minggu sebelum meninggal dunia. Jadi hati-hati teman," terangnya.

Dia juga menjelaskan bahwa dokter akan melakukan panggilan video ke anggota keluarga ketika kadar oksigen pasien terlalu rendah. Karena mereka tidak dapat mengunjungi pasien di rumah sakit, ini adalah satu-satunya cara untuk mengucapkan selamat tinggal.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M. Rio Fani
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US