The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Semakin Hari, Jumlah Orang yang Doyan Sayur dan Jadi Vegetarian Semakin Meningkat
Ilustrasi gaya hidup makan sayuran atau vegan. (Freepik/yanalya).
Life

Semakin Hari, Jumlah Orang yang Doyan Sayur dan Jadi Vegetarian Semakin Meningkat

Lifestyle.

Jumat, 26 November 2021 16:53 WIB 26 November 2021, 16:53 WIB

INDOZONE.ID - Sepertinya gaya hidup menjadi menikmati masakan berbasis tumbuhan semakin meningkat hari demi hari. Terbukti dari beberapa negara yang menjadikan gaya hidup vegan sebagai aspirasi.

Hal itulah yang disampaikan dua pakar industri makanan berbasis tumbuhan, Max Mandias dan Pirmansyah Mastup saat mengisi acara talk show di Ideafest 2021, Jumat (26/11/2021). Mereka mengungkap gaya hidup yang lebih sehat ini akan diikuti banyak orang ke depannya yang mengadopsi

'Plant-base lifestyle itu di Amerika, Eropa, dan Australia sudah kayak gitu (semakin banyak). Di Israel dan Jepang sudah kayak gitu. Jadi sebuah scene yang aspirational. Indonesia akan ke sana tak perlu diragukan lagi," tutur Max Mandias,  Co-founder & CIO dari Burgeens, Max's Pizza dan Green Rebel Foods.

Hal itu juga bisa dilihat dari bisnis restoran berbasis makanan vegan semakin berkembang di Indonesia. Termasuk dengan beberapa edukasi tentang gaya hidup tersebut.

Baca Juga: Demi Kesuksesan Formula E di Jakarta, IMI Dilibatkan secara Langsung

"Dulu players yang punya restoran vegan itu belum eksis. Nah, kita ingin jadi wadah untuk orang mau terbuka mencoba rasa nabati yang enak. Stigmanya adalah plant base is not tasty," kata Max.

Dua pakar industri makanan berbasis tumbuhan, Pirmansyah Mastup (kiri) dan Max Mandias (kanan) saat mengisi acara talk show di Ideafest 2021, Jumat (26/11/2021).
Dua pakar industri makanan berbasis tumbuhan, Pirmansyah Mastup (kiri) dan Max Mandias (kanan) saat mengisi acara talk show di Ideafest 2021, Jumat (26/11/2021). (Tangkapan layar/Idefest 2021).

Sejalan dengan Max, co-founder dari Jakarta Vegan Guide dan Mad Grass Firmansyah Mastup juga ingin membantu mengedukasi tentang gaya hidup sehat dengan makan-makanan bersayur.

"Kami tidak menyuruh orang menjadi vegan, kalau mau ya itu bagus. Jelasnya kami hanya menginformasikan. Karena belum banyak media yang menghiglight restoran-restoran yang sebenarnya punya produk bagus. Atau pengetahuan nutrisi yang masih kurang," ujar Firmansyah Mastup, Co-founder of Jakarta Vegan Guide dan Mad Grass.

Gaya hidup Vegetarian dan Vegan.

Meski terdengar sama, namun ada perbedaan dari gaya hidup vegetaraian dan vegan. Meski sama-sama memakan sayuran, kedua gaya hidup memiliki intensitas berbeda.

Vegetarian pada dasarnya hanya menjalani gaya hidup memakan sayuran hanya untuk alasan kesehatan. Mereka juga peduli dengan nutrisi dan kandungan dari makanan tersebut.

Di sisi lain, vegan lebih memilih memakan sayur dengan alasan kepedulian tidak menyakiti hewan. Tidak hanya sekedar tidak memakan daging, tapi orang vegan juga tidak mau memakai produk yang terbuat dari hasil hewani, seperti menggunakan sepatu atau tas kulit dari hewan.

Nah, kamu mau nyoba yang mana?

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US