Sederet Fakta Unik Perilaku Konsumen Indonesia saat Ramadan
Ilustrasi masjid (Unsplash/Farhan Khan)
Life

Sederet Fakta Unik Perilaku Konsumen Indonesia saat Ramadan

Apa saja?

Minggu, 29 Maret 2020 18:00 WIB 29 Maret 2020, 18:00 WIB

INDOZONE.ID - Kurang dari satu bulan, Ramadan akan tiba. Biasanya selama bulan suci bagi umat muslim itu, ada saja perilaku unik konsumen di Indonesia. Apa saja?

Merangkum dari siaran pers ADA, digital agency, inilah fakta unik perilaku konsumen Indonesia saat Ramadan.

Masjid jadi ramai lalu sepi

Sepanjang bulan Ramadan, umat muslim di Indonesia meluangkan waktunya untuk beribadah di masjid. Data menunjukan adanya peningkatan kunjungan ke masjid dibandingkan musala. Sementara itu, beberapa minggu setelah Ramadan, kunjungan ke musala berangsur naik. 

Buka di rumah, bukber, dan masak

Mayoritas masyarakat lebih memilih untuk makan di rumah. Buka bersama merupakan tradisi yang banyak dilakukan masyakarat Indonesia. Aktivitas ini dimanfaatkan sebagai ajang berkumpul atau bahkan reuni. Namun, data ADA justru menunjukan bahwa sepanjang bulan Ramadan, banyak orang yang lebih memilih untuk makan di rumah. Di saat yang sama, masyarakat juga menunjukan antusiasmenya terhadap kegiatan memasak. Antusiasme ini terus meningkat hingga Lebaran. 

THR turun langsung belanja

Belanja peralatan rumah tangga dan elektronik banyak dilakukan menjelang Lebaran. Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia mulai berbelanja peralatan rumah tangga dan elektronik. Data ADA memperlihatkan adanya kenaikan aktivitas belanja peralatan rumah tangga dan elektronik pada minggu terakhir bulan Ramadan hingga Lebaran. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan Tunjangan Hari Raya (THR) yang baru saja dibagikan. 

Mudik

Mudik sebelum Ramadan atau menjelang Lebaran? Di Indonesia, aktivitas mudik mengalami puncak sebanyak dua kali. Data ADA menunjukan adanya puncak aktivitas mudik satu minggu sebelum Ramadan dengan Jawa Tengah sebagai provinsi yang paling banyak dituju. Sementara itu, arus mudik kembali memuncak satu minggu sebelum Lebaran dengan Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan DIY Yogyakarta sebagai provinsi yang paling banyak dituju. 

Konsumsi konten religi

Penggunaan aplikasi berbasis religi turut meningkat. Data ADA mencatat adanya peningkatan sebanyak 327% untuk penggunaan aplikasi berbasis religi, di Indonesia. Penggunaan ini mulai naik jelang Ramadan, dan mengalami puncaknya pada minggu pertama hingga minggu ke dua, bulan Ramadan. 

Nah, itulah fakta unik saat Ramadan di Indonesia. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
Vessy Dwi

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US