Bagi-Bagi Bantuan Langsung saat Virus Corona, Wajib Perhatikan Hal Ini
Aksi guru di Jakarta memberikan bantuan di tengah pandemi virus corona (INDOZONE/Desika Pemita)
Life

Bagi-Bagi Bantuan Langsung saat Virus Corona, Wajib Perhatikan Hal Ini

Tetap jaga jarak.

Kamis, 09 April 2020 18:47 WIB 09 April 2020, 18:47 WIB

INDOZONE.ID - Banyak masyarakat yang turut tergerak hatinya untuk saling membantu di tengah wabah Covid-19 di Indonesia. Mulai dari bersatu menggalang dana, hingga menyalurkan bantuan secara pribadi. Dampak dari infeksi virus corona baru memang bukan hanya terbatas dari segi kesehatan, tetapi juga perekonomian.

Tak sedikit para pekerja harian yang penghasilannya turun drastis akibat Covid-19. Bantuan dari sesama masyarakat tentunya sangat berarti bagi mereka yang mengalami penurunan penghasilan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kendati demikian, masih ada hal lain yang harus diperhatikan.

Menurut Senior Advisor HOPE Worldwide Indonesia Charles M. Ham, tindakan memberi bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan di tengah wabah Covid-19, tetap harus memerhatikan aturan-aturan untuk mencegah terinfeksi virus corona baru. Contohnya, tetap menjaga jarak ketika memberikan bantuan berupa sembako di jalanan.

"Masyarakat mulai bergerak ke jalan untuk membantu penanganan ekonomi. Saya beberapa kali melihat ada sejumlah mobil berhenti di pinggir jalan membagikan Sembako. Itu hal baik tapi harus dipikirkan kembali karena mengumpulkan orang, membuat kerumunan," ujar Charles dalam  telekonferensi, Kamis (9/4/2020).

Dirinya mengimbau agar masyarakat yang hendak memberikan bantuan memikirkan cara yang lebih efektif. Di sisi lain, pemerintah telah mengeluarkan anjuran agar masyarakat melakukan jaga jarak 1-2 meter dengan orang lain dan mencegah terjadinya kerumunan. Anjuran tersebut dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus corona baru yang lebih meluas.

Charles juga memberikan saran kepada para pengusaha, untuk membuka lapangan pekerjaan baru. Sebab di situasi seperti sekarang ini banyak orang kehilangan pekerjaan karena dampak ekonomi yang menurun. Lapangan pekerjaan baru yang disiapkan pun bisa berhubungan dengan sektor kesehatan.

"Bagaimana kalau para pengusaha dan sebagainya membuka lapangan kerja untuk membantu sektor kesehatan. Sudah ada beberapa kawan yang mencoba membuat APD, masker, face shield dan sebagainya. Hal itu tidak membutuhkan teknologi tinggi dan bisa membuka lapangan kerja baru, tetapi tetap harus dipastikan kebersihannya," kata Charles.

Dirinya menambahkan, di situasi sulit sekarang, tetap masih ada kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan. Dengan begitu ketahanan pangan dan ketersediaan barang dapat terpenuhi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fauzi
Vessy Dwi
Maria Adeline Tiara Putri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US