The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tidak Selalu Kuat Justru Kunci Menjadi Perempuan Kuat yang Sesungguhnya
Ilustrasi perempuan yang bersedih (Pixabay/Lyndon Stratford)
Life

Tidak Selalu Kuat Justru Kunci Menjadi Perempuan Kuat yang Sesungguhnya

Selasa, 25 Januari 2022 20:10 WIB 25 Januari 2022, 20:10 WIB

INDOZONE.ID - Perempuan kerap kali dianggap sebagai makhluk lemah. Perempuan dianggap tidak bisa menentukan sikap dan mengendalikan dirinya hanya karena memiliki sisi emosional yang disebut lebih peka daripada laki-laki.

Jika perempuan memiliki sikap tegas, realistis atau terlalu berprestasi, justru dibilang pemberontak. Ya, perempuan memang hidup di tengah stereotip yang terlalu rumit dan mengekang.

Oleh sebab itu, menjadi perempuan harus kuat. Kuat disini dalam artian kuat secara emosional dan mental. Sebab ada banyak tantangan kehidupan yang mesti dilalui seorang perempuan.

Lantas bagaimana cara menjadi perempuan yang kuat? Apakah kuat berarti tidak boleh menangis

Mengutip dari CNBC, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi perempuan kuat. Berikut di antaranya. 
 
1. Kenali dirimu seutuhnya

Kunci menjadi perempuan kuat ialah kenal dengan diri sendiri. Kamu wajib tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekuranganmu.

Dengan begitu bagian mana yang harus kamu highlight, dan bagian mana yang harus kamu hide. Sadari juga kamu tidak mungkin hebat dalam segala hal.

Baca juga: Nur Afifah Balqis Jadi Meme Satire 'Prestasi' di Usia 24 Tahun: Kalian Sudah Ngapain Aja?

Kamu lemah bukan karena kamu perempuan, tetapi karena kamu hanya seorang manusia, sama seperti orang lain.

2. Jangan terpengaruh stereotip 

Stereotip yang menyebut perempuan lemah hanyalah label dari mereka yang tidak ingin melihatmu berhasil.

Sebagai perempuan, kamu harus memiliki pemahaman yang lebih baik tentang diri kita sendiri daripada yang disebutkan orang-orang di sekitarmu.

Seperti disebutkan sebelumnya, pengetahuan diri yang eksklusif ini dapat membantu dalam meningkatkan beberapa aspek diri kita secara mental dan psikologis.

3. Tidak kuat sepanjang waktu

Perempuan yang kuat secara emosional, tidak harus selalu lebih keras dari baja. Tidak apa-apa untuk melepas baju besi dan mengistirahatkan pedangmu.

Tidak apa-apa jika sekali kamu merasa kalah dan menangis. Sebab setiap orang berhak untuk istirahat dari pertempuran sehari-hari yang membebanui diri.

Sadari juga kesedihan yang datang waktunya hanya sementara. JIka hari ini kalah, bukan berarti besok tidak ada lagi kata menang. Justru ini kesempatan untuk menambah kekuatan diri. 
 

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US