The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sedih, Koala Diprediksi Punah pada 2050
Koala (How Stuff Works)
Life

Sedih, Koala Diprediksi Punah pada 2050

Populasinya terancam

Rabu, 01 Juli 2020 09:01 WIB 01 Juli 2020, 09:01 WIB

INDOZONE.ID - Hewan menggemaskan khas Australia yakni koala diperkirakan akan punah dalam jangka waktu 30 tahun mendatang. Temuan fakta ini didasarkan penyelidikan yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Hasil penyelidikan telah disampaikan ke parlemen Australia kemarin.

Melansir New York Post, Rabu (1/7/2020), hilangnya habitat dianggap sebagai ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup koala. Sebanyak 81% habitat yang dihuni oleh hewan menggemaskan itu di New South Wales telah rusak akibat kebakaran dan penggundulan hutan. Diperkirakan koala di sana akan sepenuhnya punah sebelum 2050.

Ketua Komite Cate Faehrmann mengatakan, sebanyak 5 ribu koala telah tewas dalam kebakaran hutan tahun lalu. Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari satu juta hektar lahan negara. Kondisi tersebut merusak 24% habitat koala di tanah publik dan naik menjadi 81% di daerah yang terkena dampak parah.

Green MP menambahkan, penyelidikan kelangsungan hidup koala menandai momen penting bagi pemerintah Australia. Organisasi tersebut mendesak pemerintah untuk bertindak dari sekarang guna menghentikan kepunahan spesies.

Koala
Koala (CGTN)

"Pada setiap kesempatan kami diberikan bukti yang menunjukkan bahwa undang-undang saat ini tidak memadai dan memfasilitasi pembukaan habitat inti koala. Strategi dan kebijakan yang ada saat ini untuk melindungi koala tidak berfungsi," kata organisasi tersebut.

Laporan itu juga mengatakan, perubahan iklim akan memperburuk situasi bagi koala. Sebab dapat meningkatkan frekuensi kebakaran hutan dan mengurangi kualitas daun kayu putih yang merupakan makanan koala.

Sementara itu, koala di wilayah lain di Australia juga menghadapi ancaman yang signifikan. Sebanyak 25 ribu koala mati akibat kebakaran hutan di negara bagian Australia Selatan pada bulan Januari 2020.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US