3 Mitos Hari Valentine yang Masih Dipercaya Orang 
Mitos Hari Valentine (FREEPIK)
Life

3 Mitos Hari Valentine yang Masih Dipercaya Orang 

Cek faktanya

Jumat, 14 Februari 2020 17:09 WIB 14 Februari 2020, 17:09 WIB

INDOZONE.ID - Hari Valentine diperingati setiap 14 Februari. Setidaknya ada 5 mitos yang beredar mengenai hari kasih sayang ini. 

Dikutip dari berbagai sumber, berikut 3 mitos Hari Valentine yang masih dipercaya oleh banyak orang. 

Hadiah parfum bikin putus 

Parfum
Parfum (VK)

Ada mitos mengatakan kalau kasih parfum ke pacar saat Valentine bisa membuat hubungan putus. Karena itu banyak orang tidak mau membeli kado parfum untuk pasangannya. Padahal faktanya, parfum itu menjadi lambang kasih sayang, justru pasangan bisa makin lengket dan terkenang jika diberikan parfum favoritnya saat Hari Valentine.

Ada 3 orang yang disangka pencetus Hari Valentine

Ilustrasi pencetus Valentine
Ilustrasi pencetus Valentine (Wikipedia)

Konon Hari Valentine dicetuskan karena kisah seseorang yang bernama Valentine. Dikutip LiveScience setidaknya ada 3 pria yang bernama Valentine dan dianggap sebagai pencetus hari kasih sayang tersebut. 

Misalnya adalah seorang imam di Kekaisaran Romawi yang membantu orang-orang Kristen yang dianiaya pada pemerintahan Claudius II. Saat itu ia dipenjara dan mengembalikan penglihatan seorang gadis buta yang jatuh cinta padanya. Valentine ini dihukum penggal pada 14 Februari. 

Kemudian sosok Valentine selanjutnya adalah uskup yang saleh dari Terni, yang juga disiksa dan dieksekusi selama pemerintahan Claudius II, yang juga meninggal pada 14 Februari. 

Sementara Valentine ketiga dari Genoa yang menikah diam-diam dengan kekasihnya, ia menentang aturan pernikahan yang dikeluarkan Claudius II. Akibat kesalahannnya itu ia dieksekusi sadis dan membuat surat cinta yang ditutup dengan kalimat, "dari Valentine-mu". 

Makna bunga

Makna bunga
Makna bunga (Freepik)

Jangan senang dulu kalau dikasih bunga sama kekasih. Ketahuilah makna yang tersirat di balik mawar sebagai kado Valentine. Sejak abad ke-18, mawar merah sudah dianggap sebagai pesan tersirat yang melambangkan emosi. Mawar merah diasosiasikan dengan gairah cinta, mawar putih untuk kesucian, mawar merah muda sebagai lambang persahabatan. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dinno Baskoro

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US