The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

5 Hal Ini Jangan Dilakukan saat Tahu Anak Gagal Ujian, Bisa Merusak Mental!
Ilustrasi orang tua memarahi anak. (freepik)
Life

5 Hal Ini Jangan Dilakukan saat Tahu Anak Gagal Ujian, Bisa Merusak Mental!

Rabu, 26 Januari 2022 09:40 WIB 26 Januari 2022, 09:40 WIB

INDOZONE.ID - Tidak semua orang bisa menerima saat anaknya gagal ujian, bahkan beberapa orang tua ada yang langsung memarahkan anaknya karena nilai yang jelek.

Tapi, meski kecewa dengan nilai yang didapatkan anak, orang tua sebaiknya jangan melakukan beberapa hal ini, demi kebaikan mental anak.

Dilansir Parent Circle, berikut ini lima hal yang jangan dilakukan saat anak gagal ujian!

1. Jangan memukul anak

Bukan tidak mungkin orang tua yang kesal melihat anaknya gagal ujian akan memukulnya. Sebaiknya orang tua harus bisa menahan diri untuk memukul anak mereka, karena itu bukan solusi yang membuat anak kamu bertambah pintar.

2. Jangan membanding-bandingkan

Gagal ujian adalah hal biasa yang mungkin semua orang akan mengalaminya, jadi jangan gara-gara anak kamu gagal ujian, kamu terus membanding-bandingkannya dengan temannya yang lain.

Baca juga: 3 Cara Sederhana yang Ampuh Hilangkan Bad Mood, Yuk Senyum Lagi!

Karena membanding-bandingkan hanya akan membuatnya jadi tidak percaya diri, bahkan membuatnya merasa tidak diinginkan. Hal ini juga bisa menjauhkan kamu dengan anak.

3. Jangan menyalahkan anak

Menyalahkan anak karena gagal dalam ujian hanya akan membuat dia tertekan secara emosional dan membuatnya merasa malu. Daripada menyalahkannya, ada baiknya kamu memberi semangat kepadanya, agar dia lebih giat lagi dalam belajar.

4. Jangan berhenti bicara dengan anak

Hanya karena anak gagal ujian bukan berarti orang tua tidak mengajak dia berbicara. Tetap ajak anak berkomunikasi, agar dia merasa punya kekuatan untuk tetap belajar.

5. Jangan melabeli anak

Tak jarang orang tua akan melebeli anaknya ketika mereka tak mampu mendapatkan nilai bagus. Beberapa orang tua sering kali menggunakan label anak mereka sebagai 'tidak berguna' atau 'bodoh' atau 'idiot'.

Seiring waktu, kata-kata yang diucapkan orang tuanya, membuat dia mulai percaya apa yang dikatakan orang tua dan mulai memandang dirinya seperti itu.

Jadi, cobalah untuk tetap tenang ketika mendengar anak kamu gagal dalam ujian. Tetap semangati dia agar lebih giat dalam belajar.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Fitri
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US