The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Perbedaan Agama Sering Diperdebatkan, Habib Jafar: Perbedaan Bukan Hal yang Negatif
Habib Jafar. (Instagram/@husein_hadar)
Life

Perbedaan Agama Sering Diperdebatkan, Habib Jafar: Perbedaan Bukan Hal yang Negatif

Senin, 28 November 2022 02:56 WIB 28 November 2022, 02:56 WIB

INDOZONE.ID - Di era saat ini, perbedaan menjadi hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan. Seperti agama yang kerap diperdebatkan akan logika dan kebenarannya yang memicu perbedaan pandangan.

Habib Jafar pun menjawab persoalan tersebut dengan mengatakan bahwa perbedaan merupakan kesatuan yang tak bisa dipisahkan.

Hal tersebut bak badan manusia yang dianalogikan oleh Habib Jafar seperti pocong apabila tak adanya perbedaan di dunia.

"Perbedaan itu bukanlah hal yang negatif, persis kayak tubuh manusia yang bergeraknya kan beda-beda. Kaki kanan melangkah duluan kaki kiri diam, mana yang harus lu duluankan. Kalo semuanya ngikut, jadi pocong dong kita?" kata Habib Jafar saat diwawancarai oleh Indozone di JCC, Minggu (27/11/2022).

Baca juga: Euforia Piala Dunia 2022: Habib Jafar Sebut Bola Harusnya Satukan Perbedaan, Setuju?

Bahkan, Habib Jafar juga menyebut perbedaan di antara manusia menjadi sebuah harmoni yang harus dipersatukan untuk menjaga hubungan tiap manusia.

"Perbedaan itu soal membangun harmoni, dimana kalau lu nggak ngelakuin itu lu bakal jatuh, kayak kaki tadi katakanlah lu naik angkot lu bakal jatuh yakan?" tambahnya.

Kemudian Habib Jafar juga mengungkapkan istilah toleransi yang sebenarnya. Habib menekankan jika istilah toleransi tidak hanya berkutat soal agama melainkan banyak hal.

Baca juga: Dilaporkan Penistaan Agama, Sule Cs Diminta Bersujud Minta Maaf di Hadapan Publik

"Toleransi bukan cuma dasar agama saja, melainkan antar kesukuan, kemudian sepak bola, politik dan lain sebagainya," sebut Habib Jafar.

Ia juga mengatakan kekacauan ketika toleransi tidak digaungkan maka akan mengancam suatu kelompok yang bersangkutan dengan hal tersebut.

"Khawatirnya jjka kekurangan orang yang menerima perbedaan akan mengancam eksistensinya para pelaku di masing-masing bidang itu, entah sebagai keluarga dengan mitra keluarga lain. Dan yang lebih besar lagi sebagai manusia yang timbul untuk saling menghabisi satu sama lain tanpa berkompetisi secara sehat," tukas Habib Jafar.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina Agustina
TERKAIT DENGAN INI
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US