The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Niat Puasa Qadha Beserta Tata Cara dan Ketentuan Lainnya
Ilustrasi ganti puasa (unsplash.com/@rauf_alvi2001)
Life

Niat Puasa Qadha Beserta Tata Cara dan Ketentuan Lainnya

Hukumnya wajib!

Kamis, 14 April 2022 12:51 WIB 14 April 2022, 12:51 WIB

INDOZONE.ID - Tidak dapat dipungkiri, saat bulan puasa Ramadhan, terdapat beberapa kalangan umat Muslim yang tidak dapat menjalankan puasa untuk beberapa waktu atau sebulan penuh. 

Biasanya, yang termasuk kalangan tersebut adalah wanita haid dan perempuan yang sedang nifas. Puasa yang ditinggalkan tersebut wajib untuk diganti atau diqadha setelah bulan Ramadhan. 

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 184 dan 185 Allah Swt berfirman yang artinya: 

"Barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (dan tidak berpuasa), maka (wajib baginya mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkan pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin" (QS. Al-Baqarah: 184)

"Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185).

Bagaimana ketentuan puasa qadha ini? Simak selengkapnya berikut ini.

Niat Puasa Qadha 

niat puasa qadha
Niat puasa qadha (unsplash.com/@masjidmaba)

Puasa qadha adalah puasa yang dilaksanakan untuk membayar hutang puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Sebelum melaksanakan puasa qadha, wajib hukumnya untuk melafalkan niat puasa qadha berikut ini:

"Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'I fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa."

Artinya: Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala.

Niat puasa ganti Ramadhan sebaiknya juga diucapkan pada malam hari. Niat puasa qadha ini boleh diucapkan dalam bahasa Arab maupun latin.

Tata Cara Puasa Qadha 

niat puasa qadha
Ilustrasi Bayar Puasa Ganti (islamic-center.or.id)

Berikut adalah tata cara melaksanakan puasa qadha:

  1. Niat puasa qadha dengan ikhlas dan sesuai. 
  2. Ucapkan niat di malam hari sebelum waktu sahur atau sebelum matahari terbit. 
  3. Laksanakan sahur seperti saat puasa di bulan Ramadhan. 
  4. Puasa dilaksanakan dari terbit fajar hingga terbenam matahari
  5. Berbukalah diawal waktu dengan membaca doa buka puasa

Ketentuan Puasa Qadha 

niat puasa qadha
Ilustrasi Berpuasa di Bulan Ramadhan (unsplash.com/@abdu3h)

Selain mengetahui niat dan tata cara puasa qadha, kamu juga perlu mengetahui ketentuan puasa qadha, mulai dari hukumnya hingga waktu pelaksanaan juga batasnya.

Hukum puasa qadha 

Seperti yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah:184, mengqadha puasa hukumnya adalah wajib, yang mana jika dijalankan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapat dosa. 

Jadi, bagi perempuan yang haid, nifas, dan hamil atau menyusui bisa mengganti puasa di hari lain. Tak hanya itu, orang yang sakit dan orang yang berada di perjalanan sehingga tak bisa berpuasa saat Ramadan juga diwajibkan ganti puasa. 

Waktu diperbolehkan dan dilarang untuk puasa qadha 

Pada dasarnya, ganti puasa utang Ramadhan atau puasa qadha boleh dilakukan kapan saja di hari lain selain sebelum memasuki Ramadhan berikutnya.

Namun, ada beberapa waktu yang dilarang untuk puasa qadha tersebut, yakni Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal dan Hari Raya Idul Adha, 10-13 Dzulhijjah. Waktu-waktu tersebut memiliki agendanya sendiri dalam Islam, seperti tanda selesai bulan Ramadhan, tanda idul adha, dan juga hari-hari tasyrik. 

Nah, itulah niat puasa qadha beserta tata cara dan ketentuan lainnya yang perlu umat Muslim ketahui. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ikhsan
Ainal Zahra Nabila
JOIN US
JOIN US