The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerita Pilu di Balik Foto Guru Honorer yang Viral karena Ikut Seleksi PPPK di Usia Senja
Guru yang viral karena ikut seleksi PPPK di usia senja. (Istimewa)
Life

Cerita Pilu di Balik Foto Guru Honorer yang Viral karena Ikut Seleksi PPPK di Usia Senja

Jumat, 17 September 2021 13:34 WIB 17 September 2021, 13:34 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini, netizen dibuat terenyuh dengan sebuah foto memperlihatkan seorang peserta seleksi PPPK yang sudah berusia senja. Dalam foto tersebut, tampak seorang pria dengan rambut yang sudah memutih sedang mencuci tangan sebelum memasuki ruangan ujian.

Penampakan guru honorer tersebut bikin netizen penasaran. Siapa sosok pahlawan tanpa tanda jasa tersebut?

Belakangan diketahui, guru peserta seleksi PPPK tersebut berasal dari Tulunggangung, Jawa Timur. Di usianya yang sudah memasuki 57 tahun, ia masih harus berjuang untuk mendapat penghasilan yang lebih layak.

Seorang pengawas ruangan seleksi PPPK di Tulungagung, Novi Khassifa membuat surat terbuka untuk Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terkait foto guru honorer yang viral tersebut.

"Yang terhormat, Mas menteri Nadiem Makarim. Tak adakah rasa ngilu di dalam dada mas menteri melihat sepatu yang lusuh ini? Memang benar sepatu tua ini terlihat bermerek. Tetapi tahukah ini hanya sepatu loak apkiran. Tahukah Mas menteri, sepatu ini telah dipakai bertahun-tahun lamanya oleh si empunya," tulis Novi Khassifa mengawali suratnya.

guru honorer viral karena ikut seleksi pppk di usia senja
Sosok guru honorer viral yang ikut seleksi PPPK di usia senja. (Facebook)

Baca juga: Viral Guru Honorer Cuma Digaji Rp410 Ribu untuk Kerja 2 Bulan, Warganet Sampai Sedih

Di sisa umurnya, bapak tersebut masih mengabdi mengajar anak didiknya meski penghasilannya 'tak seberapa'. Untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, ia harus bekerja serabutan sepulang mengajar.

"Gaji di bawah lima ratus ribu sungguh tak cukup untuk makan sebulan. Apalagi untuk membeli sepatu. Terpaksa di saat pulang mengajar beliau mencari pendapatan tambahan sebagai pekerja serabutan," sambung Novi.

Guru honorer itu pun kemudian mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi PPPK agar mendapat kehidpan yang lebih layak. Namun, usahanya gagal karena tidak lolos passing grade.

Begitu melihat skor hasil ujian terpampang di layar monitor, bapak tersebut terdiam seribu bahasa. Novi mengaku tak sanggup melihat reaksi bapak tersebut.

Sosok guru honorer viral yang ikut seleksi PPPK di usia senja
Sosok guru honorer viral yang ikut seleksi PPPK di usia senja. (Facebook)

Meski demikian, bagi Novi, guru honorer itu tetap menjadi pelita di tengah gulita buta aksara pelosok negeri. Pengabdiannya selama bertahun-tahun demi mencerdaskan anak bangsa tak ternilai harganya.

"Memang benar beliau tidak pandai teknologi, tetapi tanpa teknologi beliau mampu membuat anak-anak negeri ini merangkai kata dari A hingga Z. Berhitung hal-hal dsar untuk memahami hidup. Memang benar sebagian besar muridnya jadi TKI dan TKW. Tapi tahukah mas menteri, bukankah mereka juga merupakan pahlawan penghasil devisa negara tercinta ini?" tulis Novi.

Di akhir tulisannya, Novi berharap Nadiem Makarim memberikan keringanan agar guru honorer tersebut bisa menikmati masa tua dengan kehidupan yang lebih layak.

Novi juga mengaku menulis surat tersebut sambil berurai air mata. Dia tak sanggup mengingat perjuangan guru honorer yang mencoba peruntungan lewat seleksi PPPK tersebut.

"Jika tidak ada kebijakan untuk mengangkat derajat mereka, setidaknya di surga besok sepatu ini akan menjadi saksi bahwa ilmu yang beliau ajarkan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan umat," tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US