The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Salut! Gadis Muda ini Gak Malu Jadi Tukang Odong-Odong, Cuannya Sampai Rp15 Juta!
Tukang Odong-odong yang raih omzet belasan juta (Z Creators/Retno Mandriyarini)
Life

Salut! Gadis Muda ini Gak Malu Jadi Tukang Odong-Odong, Cuannya Sampai Rp15 Juta!

Kamis, 10 November 2022 13:21 WIB 10 November 2022, 13:21 WIB

INDOZONE.ID - Odong-odong adalah salah satu permainan anak yang cukup populer di Indonesia. Bahkan, di setiap daerah punya odong-odong dengan cirinya masing-masing. Ada odong-odong yang dibuat untuk keliling kota dengan sopir, ada odong-odong putar yang dinaiki sepeda motor, dan ada juga odong-odong putar dengan berbagai warna-warni lampu yang diiringi dengan lagu anak-anak.

odong odong
Odong-odong dengan lampu warna-warni (Z Creators/Retno Mandriyarini)

Nah, kalau pada umumnya yang menjadi tukang odong-odong adalah kaum laki-laki, beda halnya dengan tukang odong-odong di Makassar. Gadis bernama Nanda menjadi tukang odong-odong sejak dirinya masih duduk di bangku SMP sampai sekarang sudah lulus SMA. Bahkan, Nanda sering diledek teman-temannya dengan sebutan "tukang odong-odong". 

Nanda mengaku enggak malu. Menurutnya, selagi Halal apapun akan ia jalankan demi meraih cuan. 

odong odong
Odong-odong yang jadi mata pencaharian Nanda (Z Creators/Retno Mandriyarini)

Nanda memulai aktivitasnya setiap malam. Ia menjaga dan mengoperasikan odong-odong milik tantenya sendirian. 

“Odong-odong ini sudah beroperasi di sini sejak tahun 2014. Saya dulu masih anak SMP, sekarang masih saya tekuni profesi ini. Lumayan untungnya kerja ini Mbak, yang penting halal,” kata Nanda kepada Tim Z Creators, Retno Mandriyarini. 

Untuk sekali naik odong-odong, tarifnya Rp5 ribu untuk 3 kali putaran lagu anak-anak atau sekitar 10 menitan. Biasanya sih anak-anak sudah merasa senang dan puas sekali putaran saja. 

odong odon
Odong-odong pendulang cuan (Z Creators/Retno Mandriyarini)

Enggak tanggung-tanggung, omzet bulanan yang didapat Nanda dari odong-odong ini mencapai Rp15 juta lho.

“Kalau ramai bisa sampai Rp700 ribu, kalau sepi bisa dapat Rp200 ribu aja. Paling seneng saya kalau malam tahun baru bisa Rp1 juta dapatnya. Alhamdulillah omzet bulanan bisa sampai Rp15 jutaan,” kata Nanda sambil tersenyum.

Odong-odong ini dijaga Nanda seorang diri, tanpa ada teman atau keluarga yang menemani. Pihak keluarga dari tante atau omnya hanya membantu mendorong odong-odong dari rumah ke lapaknya.

“Sebenarnya saya bisa menggerek odong-odong ini sendirian pakai motor, cuma belum berani karena jalanan ramai takut terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Lapak odong-odong Nanda buka setiap hari dari jam 16.30 – 23.00 WITA. Lokasinya di Jalan Kakatua, Mariso, Kota Makassar. Sejak sore, dirinya sudah standby di sini untuk menunggu kedatangan pelanggan ciliknya. 

Artikel Menarik Lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators

TAG
Rini Puspita
Retno Mandriyarini
Retno Mandriyarini
Community Writer
TERKAIT DENGAN INI
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US