The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gak Suka Dandan ASN Ini Malah Sukses Bikin Salon Kecantikan, 5 Tahun Punya 5 Cabang!
Anne bersama karyawannya (Dok. Pribadi)
Life

Gak Suka Dandan ASN Ini Malah Sukses Bikin Salon Kecantikan, 5 Tahun Punya 5 Cabang!

Selasa, 31 Mei 2022 12:07 WIB 31 Mei 2022, 12:07 WIB

INDOZONE.ID - Bagi Ratu Anne atau biasa disapa Anne, menjadi seorang Aparatur Sipil Negara atau ASN adalah pekerjaan utama. Namun demi menambah pundi-pundi rupiah, wanita ini memilih membuka usaha sampingan yang sangat jauh dari passion-nya.

Anne yang terkenal tomboy dan enggak suka dandan ini malah membuka salon kecantikan bernama ‘Anne Beauty Salon’ di Kota Serang, pada 2017 lalu.

Kepada Tim IDZ Creators, Dea Audia Santi, Anne membongkar kisah suksesnya. 

anne beauty salon
Pembangunan Anne Beauty Salon (Dok. Pribadi)

Bisa dibilang, Anne ‘berjodoh’ dengan usaha ini. Buktinya ketika banyak sendi kehidupan terpukul karena pandemi Covid-19, Anne malah berhasil membuka empat cabang salon dalam waktu berdekatan! Sekarang ia punya sekitar lima cabang Anne Beauty Salon di beberapa wilayah di Serang, satu barbershop dan satu toko sepatu.

Kepada Tim IDZ Creators, Dea Audia Santi lewat sambungan telepon, Anne menceritakan awal mula dirinya menjadi pebisnis salon kecantikan.

Anne membuka bisnis salon ketika suaminya yang bekerja sebagai dokter di RSPAD Gatot Subroto sedang mengambil sekolah spesialis dan tidak bisa membuka praktek untuk sementara waktu.

anne beauty salon
Anne dan keluarganya (Dok. Pribadi)

Sementara itu, kala itu ibu dua anak ini merasa penghasilannya sebagai ASN di Sekretariat Kota Serang, ternyata enggak cukup untuk menutup kebutuhan hidup yang semakin mencekik. Bermodal nekat, Anne membuka salon kecantikan dengan memanfaatkan lahan kosong miliknya. 

Ketika ditanya soal latar belakangnya berbisnis salon, Anne mengaku bisnis ini bertolak belakang sama dirinya yang tomboy dan hobi basket. Satu hal yang membuat Anne cukup terhubung dengan bisnis ini adalah karena bakatnya berjualan sejak kecil. Anne pernah berjualan pakaian dan aksesori saat masih muda. Hanya saja, saat itu Anne enggak terlalu serius dan menganggap bisnis itu sebagai selingan saja.

anne beauty salon
Anne bersama karyawan salonnya (Dok. Pribadi)

Singkat cerita, dua tahun pertama adalah tahun-tahun terberat Anne dalam menjalankan bisnisnya. Saat itu ia enggak punya manajemen bisnis dan sistem marketing yang baik. Sulit membagi waktu, serta krisis kepercayaan kepada orang lain menjadi salah satu ganjalannya dalam berbisnis.

Berkat nasihat sang suami, akhinya ia mulai bisa membuka diri untuk merekrut karyawan baru. Karena enggak ada manusia yang sanggup untuk bekerja sendiri. Sekarang ia juga sering membagikan momen kegiatan dan layanan salonnya di Instagram @annebeautysalon.

anne beauty salon
Salah satu layanan salon milik Anne (Dok. Pribadi)

Selain melayani kaum wanita, salon Anne juga membuat salonnya menjadi ramah anak. Jadi ibu dan anak bisa sama-sama melakukan perawatan di salonnya. Fasilitas lain yang ditawarkan oleh Anne adalah kamar khusus muslimah. Ia benar-benar membuat fasilitas sesuai kebutuhan konsumen.

Seiring waktu, Anne juga melebarkan sayap membuka barbershop yang ternyata terinspirasi dari model rambut sang suami.

“Gaya rambut suami saya selalu cepak khas militer. Jadi saya melihatnya sebagai peluang bisnis, akhirnya saya mendirikan barbershop pertama di dekat markas Kopassus.” Kata Anne.

Meski sudah berada di puncak kesuksesan ASN ini mengaku enggak pernah khawatir memandang persaingan usaha. Sebab ia percaya bahwa setiap orang punya rezekinya masing-masing. Membangun bisnis itu mudah untuk Anne, yang sulit adalah mempertahankannya.

anne beauty salon
Anne bisa liburan ke luar negeri berkat usaha sampingannya (Dok. Pribadi)

Anne juga enggak punya strategi khusus dalam berbisnis. Namun yang pasti wanita yang menjalankan bisnisnya dengan konsep learning by doing ini punya kiat sukses salah satunya harus disiplin dan sanggup menahan diri.

Selain itu, perlu juga membuat skala prioritas agar keuangan terarah dan tidak terbuang sia-sia demi gaya hidup.

“Buat pebisnis baru harus menahan diri. Jangan berfoya-foya untuk gaya hidup kalau penghasilannya sudah besar. Pokoknya enggak perlu menjadi yang hebat, cukup jadi yang bermanfaat,” pesan Anne.

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini.

IDZ Creators
IDZ Creators

TAG
Rini Puspita
Dea Audia Santi
Dea Audia Santi

Dea Audia Santi

Community Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US