The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jangan Cuma Ikut-ikutan, Begini Kunci Sukses Berbisnis Thrift Shop
Memilih barang bekas berkualitas (Robi Juniarta/IDZ Creator Community)
Life

Jangan Cuma Ikut-ikutan, Begini Kunci Sukses Berbisnis Thrift Shop

Selasa, 23 November 2021 15:32 WIB 23 November 2021, 15:32 WIB

INDOZONE.ID - Istilah preloved atau secondhand tentu nggak asing lagi di telinga. Nah, belakangan muncul lagi nih istilah thrift, thrifting dan thrift shop. Buat yang belum paham, thrifting merupakan salah satu kegiatan mencari barang bekas atau second yang masih layak pakai. Sementara thrift shop merupakan wadah atau tempat orang mencari barang thrift atau bekas.

bisnis thrift shop, thrift shop, thrifting
Robi Juniarta (IDZ Creator Community)

Kebanyakan produk thrift merupakan barang yang diimport dari luar negeri, umumnya Korea dan Jepang.

Banyak faktor yang membuat produk thrift digemari banyak anak muda berbagai kalangan. Antara lain ingin mendapatkan barang murah tapi berkualitas, ingin mendapatkan merk atau brand tertentu karena harganya miring, ingin punya barang vintage, atau sekedar mengikutin tren.

Karena menjamurnya tren ini, ide bisnis thrift shop banyak diminati karena bisa raup untung berlipat. Misalnya, saat thrifting di pasar, barang bermerk bisa didapat dengan harga murah dalam jumlah banyak, dan saat dijual secara online harganya bisa berkali lipat.

bisnis thrift shop, thrift shop, thrifting
Robi Juniarta (IDZ Creator Community)

Namun berbisnis thrift shop tak semudah yang dibayangkan. Seperti yang diungkapkan pemilik akun thrift shop @diory.co. Menurut sang pemilik bisnis, calon pebisnis harus fokus mencari keunikan dan daya tarik dari bisnisnya. Akun @diory.co misalnya, mereka fokus pada barang thrift terutama jaket vintage. 

bisnis thrift shop, thrift shop, thrifting
Robi Juniarta (IDZ Creator Community)

Berikut adalah tips dari owner @diory.co untuk anak muda yang ingin berbisnis thrift shop :

Niat dan passion

Langkah pertama dalam berbisnis ini yaitu niat dan memiliki passion yang kuat. Karena saat ini pesaingnya banyak karena bisnis thrifting sedang naik daun.

Tentukan item yang dijual

Biasanya, produk thrift yang dijual yaitu jaket, kaos, blouse, hoodie, crewneck, dan lain-lain. Agar konsumen tertarik, fokus pada satu atau dua produk saja agar memudahkan konsumen membeli produk kalian. Produk khusus dapat membuat market kalian tersaring.

Cari supplier

Seiring dengan ngetrennya produk thrift, belakangan ini banyak supplier-supplier yang menyediakan paket usaha atau ball produk thrift. Namun, kalian harus teliti dalam memilih supplier agar mendapatkan barang sesuai keinginan.

Nah, untuk pemula sebaiknya memilih sendiri dan terjun langsung ke pasar atau toko-toko thrift untuk meminimalisir mendapatkan barang zonk saat membeli paket produk atau ball.

Foto menarik

Foto yang menarik merupakan salah satu nilai plus saat kalian membuka akun thrift shop online. Dengan foto yang menarik, pembeli akan lebih tertarik melihat produk kalian.

Packaging

Selain foto dan produk yang menarik, packaging yang menarik juga menambah nilai plus thrift shop kalian. Dengan packaging yang menarik, maka dapat meningkatkan branding kalian. Selain itu, konsumen akan mendapatkan pengalaman yang lebih.

Konsisten

Hal terakhir yang juga sangat penting yaitu konsisten. Banyak anak muda yang ikut-ikutan membuka bisnis thrift shop tetapi gagal karena tidak konsisten. Bisnis thrfit sama dengan bisnis lainnya yang perlu tekad dan konsistensi agar berkembang. Market tidak akan langsung terbentuk tetapi harus sering membuat konten menarik serta promosi.

 

 

TAG
Rini Puspita
Robi Juniarta
Robi Juniarta

Robi Juniarta

Community Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US