The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dituding Perkosa Model Wanita Tahun 2009, Cristiano Ronaldo Minta Kasusnya Dicabut
Cristiano Ronaldo. (photo/REUTERS/SERGIO PEREZ)
Soccer

Dituding Perkosa Model Wanita Tahun 2009, Cristiano Ronaldo Minta Kasusnya Dicabut

Sabtu, 05 Juni 2021 11:25 WIB 05 Juni 2021, 11:25 WIB

INDOZONE.ID - Dengan sejuta pesonanya baik di dalam dan di luar lapangan, tidak heran jika kehidupan Cristiano Ronaldo diwarnai sederet kaum Hawa hingga terkadang menimbulkan skandal.

Seperti yang belakangan ini terungkap kembali di mana bintang Juventus itu meminta kasus pemerkosaan yang melibatkan dirinya terhadap seorang model bernama Kathryn Mayorga 12 tahun lalu dicabut.

Pasalnya, Ronaldo mengklaim bahwa pengacara Kathryn Mayorga melakukan tindakan curang dengan diam-diam memberikan surat-surat curian kepada polisi.

Baru-baru ini, Mayorga meminta ganti rugi sebesar 56 juta pounds (sekitar Rp 1,1 trilyun) dari sang pesepakbola atas pemerkosaan di kamar hotel Las Vegas setelah mereka bertemu pada suatu malam di tahun 2009.

Dilansir Mirror, Sabtu (5/6/2021), Ronaldo membantah keras tuduhan tersebut.

Pengacara Pengadilan Christiansen, yang bertindak untuk Ronaldo, menuduh adanya tindakan curang mengenai dokumen.

Mereka menuduh Stovall and Associates gagal mengungkap ratusan dokumen terkait penyelidikan polisi yang diungkap situs Football Leaks.

Mereka mengklaim Stovall's memberikan dokumen yang diretas kepada polisi Las Vegas untuk mencoba membuka kembali kasus tersebut.

Mayorga juga menuntut denda senilai 18 juta pounds sebagai ganti rugi.

Sementara itu pesepakbola 36 tahun tersebut telah mengeluarkan uang senilai 1,4 juta pounds, yang termasuk biaya hukum sebesar 1,1 juta pounds.

Pada tahun 2010, Mayorga sudah menerima $375.000 sebagai bagian dari penyelesaian non-disclosure di luar pengadilan.

Tetapi 3 tahun lalu, Mayorga mengajukan gugatan perdata di Las Vegas dengan mengatakan bahwa dia menandatanganinya di bawah paksaan.

Alhasil, pengacaranya mengajukan daftar 60 saksi yang ingin mereka beri kesaksian, termasuk ketua Juventus Andrea Agnelli, agen Ronaldo Jorge Mendes dan penasihat Andy Quinn.

 “Saya dengan tegas menyangkal tuduhan yang ditujukan kepada saya," tegas Ronaldo.

"Pemerkosaan adalah kejahatan keji yang bertentangan dengan semua yang saya yakini."

"Meskipun saya ingin membersihkan nama saya, saya menolak untuk memberi makan tontonan media yang dibuat oleh orang-orang yang ingin mempromosikan diri mereka sendiri dengan mengorbankan saya."

Sebelumnya, kasus ini berawal saat Ronaldo berusia 24 tahun dan sedang berlibur di Vegas bersama saudara ipar dan sepupunya.

Mayorga, yang bekerja di klub malam Rain di dalam Palms Casino Resort, mengatakan dia bertemu Ronaldo di area VIP tempat tersebut.

Dia kemudian mengundangnya dan seorang teman ke penthouse suite, kamar 57306 di Palms, untuk menikmati pemandangan Las Vegas Strip.

Mayorga mengklaim dia menolak masuk ke bak mandi air panas karena dia tidak ingin merusak gaunnya.

Dia mengatakan Ronaldo menawarinya beberapa pakaian untuk dipakai dan menyuruhnya berganti di kamar mandi.

Surat-surat pengadilan mengklaim bahwa saat dia berganti pakaian, Ronaldo masuk dan melakukan tindakan seks.

Dokumen pengadilan yang diajukan oleh pengacaranya menyatakan bahwa Mayorga telah menolak Ronaldo sambil berteriak: "Tidak, tidak, tidak".

Mayorga melaporkan dugaan kejahatan itu ke polisi Las Vegas pada hari berikutnya tetapi menolak menyebutkan nama Ronaldo.

Dia kemudian memutuskan untuk tidak menuntut dan menandatangani perjanjian kerahasiaan pada Januari 2010.

Namun pada September 2018, saat gerakan #MeToo pecah, Mayorga melanggar kesepakatan dengan memberikan wawancara mengenai pertemuannya dengan Roanldo, sehingga Polisi Las Vegas membuka kembali kasus tersebut.

Kantor Kejaksaan Distrik Clark County mengumumkan pada 2019 bahwa mereka tidak akan menuntut Ronaldo.

“Berdasarkan tinjauan informasi yang disajikan saat ini, tuduhan penyerangan seksual terhadap Cristiano Ronaldo tidak dapat dibuktikan tanpa keraguan. Oleh karena itu, tidak ada denda."

Sementara itu, Ronaldo membantah keras tudingan tersebut dan menyebutnya berita palsu, dia mengklaim seks itu atas dasar suka sama suka.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Laila Rahmi Batubara
JOIN US
JOIN US