The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Peluru Nyasar Milik TNI AU, Warga Kompleks Ketakutan: Dua Hari Berturut-turut
Peluru nyasar di Perumahan Nirvana Residence, Jatiwaringin, Pondok Gede. (Ist)
News

Viral Peluru Nyasar Milik TNI AU, Warga Kompleks Ketakutan: Dua Hari Berturut-turut

Minggu, 13 September 2020 12:04 WIB 13 September 2020, 12:04 WIB

INDOZONE.ID - Warga Perumahan Nirvana Residence, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, ketakutan karena peluru latihan tembak milik TNI Angkatan Udara nyasar ke kompleks perumahan mereka.

Bahkan menurut keterangan warga, peluru nyasar sudah dua hari berturut-turut.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @jakartainformasi, dua ibu-ibu warga perumahan tersebut tampak memperlihatkan dua butir peluru. Masing-masing mereka menaruh peluru tersebut di telapak tangan mereka.

"Lumayan (besar), Bu. Wah itu lebih gede lagi ya," ucap seorang wanita dalam video itu.

Pada keterangan yang menyertai video tersebut, tertulis bahwa peluru nyasar itu diduga merupakan bekas latihan menembak di halaman Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. 

"Dua hari berturut-turut kompleks kami kena peluru nyasar dari latihan atau turnamen di Halim belakang," ujar salah seorang warga.

Dalam penjelasan yang disisipkan pada unggahan video, disebutkan bahwa Perumahan Nirvana Residence berlokasi sangat dekat dengan tempat latihan menembak.

"Jadi sehari-hari pasti kedengaran kalau mereka latihan. Dan selama hampir tujuh tahun tinggal di sini, baru kali ini ada peluru nyasar dua hari berturut-turut  ke rumah warga," katanya.

Warganet juga menyebut bahwa perwakilan dari salah satu instansi Lanud Halim telah datang ke lokasi kejadian untuk mengecek situasi.

"Tapi buktinya sampai hari ini masih ada juga peluru nyasar ke perumahan kami. Mau keluar teras aja takut, gimana kalau ada lagi dan kena kami," ujarnya.

Polisi Turun Tangan

Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota, Jawa Barat, turun tangan menangani kasus ini.

"Nanti ditelusuri. Kita akan koordinasi sama Binmas," ujar Kanit Reskrim Polsek Pondokgede, AKP Supriyanto, seperti dilansir Antara.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Hery Purnomo mengatakan belum menerima laporan resmi kejadian itu.

"Sampai malam ini belum ada laporannya, tapi nanti kita coba koordinasi dengan tim di lapangan," kata Hery.

Tempuh Jalur Mediasi

Sementara itu, TNI Angkatan Udara menempuh  mediasi bersama warga untuk menyelesaikan masalah peluru nyasar itu.

"Sudah dimediasi. Tadi pagi juga ada yang di sana sudah mengajak Bapak RT dan RW-nya untuk melihat kondisi di lapangan," kata Kepala Penerangan (Kapen) Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, M Rizwar di Jakarta, hari Minggu (13/9/2020).

Rizwar mengatakan bahwa peluru nyasar pada Kamis (10/9/2020) itu bertepatan waktunya dengan jadwal latihan menembak.

"Sebetulnya ada kegiatan menembak. Kami kemarin dapat informasi itu telusuri dulu, yang sekarang sudah diselesaikan baik-baik di sana," katanya.

Lanud Halim juga telah mengajak warga Nirvana Residence untuk meninjau lokasi lapangan tembak yang berada tidak jauh di belakang perumahan warga.

"Kalau sebenarnya, ini kan sudah ada standar keamanan, kan peluru kecepatan tinggi, ada potensi pantulan, kalau yang seperti itu kan kita cek lagi, tapi standar keamanan tetap kita utamakan," ujarnya.

Rizwar mengatakan kerusakan yang terjadi akibat peluru nyasar itu masih belum diketahui.

Dia juga belum menerima kabar terkait upaya warga yang menjadi korban peluru nyasar melaporkan kejadian ke ranah hukum.

Artikel Menarik Lainnya:


 

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US