The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Penyusup yang Tunggangi Demo RUU Ciptaker, Bukan Mahasiswa dan Rusak Mobil Polisi
Penyusup yang tunggangi demo penolakan RUU Cipta Kerja (Istimewa)
News

Ini Penyusup yang Tunggangi Demo RUU Ciptaker, Bukan Mahasiswa dan Rusak Mobil Polisi

Selasa, 13 Oktober 2020 17:28 WIB 13 Oktober 2020, 17:28 WIB

INDOZONE.ID - Aksi demonstrasi penolakan pengesahan RUU Cipta Kerja yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia berakhir ricuh. Demonstran terlibat bentrok dengan kepolisian dan juga terjadi perusakan fasilitas umum.

Polisi menduga demonstrasi ini ditunggangi oleh beberapa pihak sehingga berujung pada kericuhan dan anarkis. Dugaan ini diperkuat oleh pengakuan seorang pria yang terlibat dalam pengrusakan mobil Satlantas.

Dilihat oleh INDOZONE di akun Instagram @polisiselebriti, Selasa (13/10/2020), seorang pria yang bernama Guntur diamankan polisi karena anarkis saat demo penolakan RUU Cipta Kerja.

Rupanya, pria itu adalah penyusup yang menunggangi aksi mahasiswa. Dia bukanlah seorang mahasiswa, melainkan seorang wiraswasta.

Pria bernama Guntur ini memakai almamater warna kuning milik temannya dalam demonstrasi pada hari Kamis (8/10/2020) di depan Gedung DPRD Provinsi Riau.

Almamater kuning itu diketahui merupakan jaket khas mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak).

"Nama saya Guntur, pekerjaan saya wiraswasta, saya bukan mahasiswa dari Universitas (Unilak), saya memakai jaket almamater yang punya teman saya. Saya ikut unjuk rasa pada hari Kamis tanggal 8 Oktober di gedung DPRD Provinsi Riau," ujar Guntur.

Guntur juga mengakui jika dialah yang merusak mobil Satlantas milik polisi yang diparkir di  depan Hotel Tjokro.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Permohonan maaf Penunggang Demo Mahasiswa di Riau

A post shared by Polisi Sahabat Indonesia (@polisiselebriti) on

Dia meminta maaf kepada Unilak karena telah mencemarkan nama kampus, kepada masyarakat, dan juga kepada Polda Riau. Guntur berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Universitas (Unilak), kepada masyrakat, ataupun kepada Polda Riau. Saya sangat menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi menyampaikan dalam konferensi pers, Senin (12/10/2020), bahwa pelaku bekerja sebagai mekanik di Kabupaten Siak.

Pelaku merusak mobil dinas polisi lalu lintas karena marah dibubarkan oleh polisi. Pelaku pun melampiaskan kemarahannya dengan cara anarkis, yaitu merusak mobil dinas Satlantas.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US