The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menteri PPPA Apresiasi KPAI-Kominfo yang Blokir Video Iklan Soal LGBT
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. (photo/ANTARA/HO-Kemen PPPA)
News

Menteri PPPA Apresiasi KPAI-Kominfo yang Blokir Video Iklan Soal LGBT

Rabu, 15 September 2021 17:52 WIB 15 September 2021, 17:52 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengapresiasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang memblokir konten iklan video musik "Aku Bukan Homo" di sela-sela konten video musik anak-anak di Youtube Kids, karena sangat meresahkan..

Pemblokiran dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola platform, dalam hal ini YouTube.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/9), mengajak orang tua untuk memperhatikan, berhati-hati, dan selektif dalam memberikan tontonan kepada anak-anak.

"Bagi anak, tontonan adalah tuntunan. Sebagai peniru ulung, secara psikologis, salah satu cara pembelajaran yang paling efektif adalah melalui mengobservasi. Mereka gemar meniru tren, gerak-gerik hingga cara berbicara idola dan tokoh-tokoh yang ditontonnya," katanya dikutip dari ANTARA.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyediaan sarana informasi dan edukasi yang berkualitas bagi anak.

"Keuntungan yang didapatkan jika kita menjadi bagian dalam menjamin tumbuh kembang anak adalah generasi muda yang tangguh, cerdas dan berkualitas yang nantinya akan menjadi penopang hidup dan masa depan bangsa. Sebaliknya, jika kita menganggap remeh upaya tumbuh kembang anak yang berkualitas, kita akan mendapatkan kerugian karena tidak berinvestasi pada masa depan calon pemimpin bangsa," kata Bintang.

Baca juga: Perusahaan Ini Akan Membayar Rp18 Juta untuk Siapa Saja yang Mau Menonton Film Horor Ini!

Kemen PPPA terus menjalin dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin tayangan berkualitas bagi anak Indonesia dan menekankan bahwa lembaga penyiaran wajib memperhatikan dan melindungi kepentingan anak-anak dan atau remaja.

Beberapa unsur televisi yang ramah anak, di antaranya memperhatikan kepentingan terbaik anak, turut serta dalam menyelesaikan persoalan anak dan perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya dan memenuhi hak partisipasi anak.

"Dibutuhkan upaya bersama agar niat dan tujuan baik dari para penyedia informasi dapat disajikan dengan tepat dan tidak menimbulkan multitafsir," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US