The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Akhirnya SBY Buka Suara Soal Tragedi Kapal Selam KRI Nanggala-402, 'Great Loss Bagi TNI'
Kolase foto SBY dan awak kapal selam KRI Nanggala-402 (Antaranews)
News

Akhirnya SBY Buka Suara Soal Tragedi Kapal Selam KRI Nanggala-402, 'Great Loss Bagi TNI'

Senin, 26 April 2021 17:45 WIB 26 April 2021, 17:45 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan belasungkawa atas tragedi KRI Nanggala-402.

Melalui akun Twitter @SBYudhoyono, Senin (26/4/2021), SBY menulis kicauan panjang.

Dia mengatakan, seorang prajurit sejati mesti siap menyumbangkan jiwa dan raga untuk negara. Namun begitu, tragedi yang menyebabkan 53 prajurit gugur ini merupakan duka yang mendalam.

SBY menggambarkan tragedi ini sebagai great loss atau kehilangan besar bagi kesatuan TNI.

"Sbg sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapapun yg mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa & raganya kpd negara tercinta. Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yg mendalam & 'great loss' bagi TNI & kita semua," tulis SBY. 

SBY melanjutkan, bertugas di satuan kapal selam berisiko tinggi. SBY pun ingat pengalamannya saat berada di kapal selam selam satu jam. 

"Prajurit yg bertugas di satuan kapal selam miliki risiko, tekanan psikologis & 'kesunyian' yg tinggi. Tahun 1998, saya berada dlm kapal selam, bergerak di dlm laut (1 jam). Bisa dibayangkan jika 'menyelam' berbulan-bulan. Mari beri hormat kpd tentara kebanggaan kita itu," tulisnya.

Lebih lanjut, SBY berharap keluarga awak kapal yang gugur dapat tabah menghadapi musibah ini.

"Semoga keluarga yg ditinggalkan tabah, sabar & tawakal menerima ujian yg maha berat ini. Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian & para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang & bahagia di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa," tulis SBY.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak saat sedang berlatih penembakan rudal di perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021). Kapal ini kemudian diketahui tenggalam dan terbelah menjadi tiga bagian.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala-402 tenggelam dan awak kapal selam tersebut dinyatakan gugur.

“Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang ada di KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali,” kata Hadi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US