The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kubu Moeldoko: SBY Diam-diam Ingin Menjadikan Partai Demokrat Sebagai Milik Pribadi
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. (photo/ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
News

Kubu Moeldoko: SBY Diam-diam Ingin Menjadikan Partai Demokrat Sebagai Milik Pribadi

Senin, 12 April 2021 14:08 WIB 12 April 2021, 14:08 WIB

INDOZONE.ID - Juru Bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad menyoroti langkah Ketua Majelis Tinggi Demokrat AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendaftarkan merek partai ke Ditjen Kekayaan Intelektual KemenkumHAM. Menurutnya, apa yang dilakukan SBY itu sangat tidak pantas.

"Tidak semestinya nama dan logo atau bendera Partai Demokrat didaftarkan menjadi properti milik pribadi. Bagi pendiri Partai Demokrat, upaya diam diam ini mirip dengan air susu dibalas air tuba," jelasnya dalam keterangannya, dikutip Senin (12/4).

Ia menuturkan, SBY saat ini berusaha membuat Partai Demokrat sebagai properti milik pribadi. Hal itu tampak dari langkah SBY yang diam-diam mendaftarkan merek Demokrat ke Kemenkumham.

"Ini memperkuat dugaan kami bahwa SBY secara diam diam ingin merampas kepemilikan Partai Demokrat menjadi properti milik pribadinya," ujarnya.

Rahmad melanjutkan, Partai Demokrat didirikan 99 orang pada 2001 silam, dan memiliki akta pendirian yang dicatatkan di notaris sebagai dokumen resmi negara. Sehingga nama Demokrat harusnya diwariskan secara turun-temurun ke generasi yang akan datang.

"Nama Partai Demokrat sejatinya adalah milik Partai Demokrat yang akan diwariskan turun temurun kepada generasi penerus di dalam Partai Demokrat," terangnya.

Sehingga, Demokrat kubu Moeldoko mengecam keras langkah diam-diam yang dilakukan SBY tersebut.

"Kami bersama para pendiri partai dan rakyat yang mendukung Partai Demokrat, mengutuk keras upaya diam diam SBY yang mengabaikan nilai nilai moral, etika dan integritas," tegas Rahmad.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
JOIN US
JOIN US