The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Relawan Jokowi-Prabowo 2024 Disebut Gerakan Lucu yang Bahayakan Demokrasi
Prabowo Subianto dan Joko Widodo (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
News

Relawan Jokowi-Prabowo 2024 Disebut Gerakan Lucu yang Bahayakan Demokrasi

Berimbas kepada kepercayaan rakyat.

Sabtu, 19 Juni 2021 15:07 WIB 19 Juni 2021, 15:07 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini, muncul gerakan yang mengatasnamakan gerakan Jokowi-Prabowo atau yang disingkat Jokpro. Mereka membentuk Sekretariat Nasional untuk mendukung Jokowi-Prabowo dalam Pilpres 2024.

Terkait hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komaruddin menilai bahwa munculnya Jokpro itu adalah gerakan lucu yang membahayakan demokrasi.

Pasalnya, menurut konstitusi negara, seorang presiden hanya boleh menjabat maksimal selama dua periode. Maka, ia menyebut Jokpro adalah gerakan yang memaksakan agar Jokowi menjabat tiga periode.

Baca Juga: Muncul Wacana Jokowi-Prabowo 2024, Jubir: Pak Jokowi Tak Berniat Tiga Periode

“Gerakan lucu yang berbahaya bagi demokrasi. Karena ingin memaksakan Jokowi 3 periode. Bisa saja gerakan tersebut sengaja dibuat tuk kelabui rakyat,” ucap Ujang kepada Indozone, Sabtu (19/6/2021).

“Karena rakyat sudah banyak dibodohi dengan akrobat-akrobat politik yang aneh-aneh. Bisa juga ingin menjerumuskan Jokowi. Karena katanya Jokowi tak ingin 3 periode,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ujang juga mengatakan kalau Jokpro merupakan gerakan yang diatur sedemikian rupa guna melanggengkan kekuasaan. Menurutnya, hal itu akan berimbas pada kepercayaan rakyat terhadap kepemimpinan Jokowi.

“Gerakan biasa saja agar mereka tetap terus bisa berkuasa. Ini akan berhadapkan dengan gerakan rakyat yang sesungguhnya,” tandas Ujang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
Sarah Hutagaol
JOIN US
JOIN US