The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Soal Insiden Penganiayaan di Merauke, TNI AU Janji Evaluasi dan Tindak Tegas Anggota
Kepala Staf TNI AU Marsekal Fadjar Prasetyo. (Twitter/TNIAU_)
News

Soal Insiden Penganiayaan di Merauke, TNI AU Janji Evaluasi dan Tindak Tegas Anggota

Rabu, 28 Juli 2021 12:25 WIB 28 Juli 2021, 12:25 WIB

INDOZONE.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara atau TNI AU berjanji akan mengevaluasi dan memberikan tindakan tegas kepada dua personel Polisi Militer TNI AU yang melakukan penganiayaan terhadap seorang warga Merauke pada Senin (29/7/2021).

"Kami akan mengevaluasi seluruh anggota kami dan juga akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang membuat kesalahan," ucap Kepala Staf TNI AU Marsekal Fadjar Prasetyo dalam video yang diunggah di akun resmi TNI AU di Twitter, Selasa (27/7) malam.

Marsekal juga turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh dua personel Polisi Militer TNI AU terhadap seorang warga di Merauke itu.

"Atas kejadian penganiayaan oleh TNI AU di Merauke, saya selaku Kepala Staf TNI AU menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara-saudara kita di Papua, khususnya di Merauke, terkhusus lagi pada korban dan keluarga. Mohon dibuka pintu maaf," ujar Marsekal.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan dua personel TNI AU menginjak kepala seorang warga di Merauke, Papua.

Dalam video tersebut, terlihat salah satu personel TNI AU mengamankan seorang pria dengan cara memitingkan badan ke tanah. Sementara, satu personel lainnya terlihat menginjak kepala pria tersebut dengan sepatunya.

Berdasarkan informasi, kejadian itu terjadi berawal dari saat dua personel TNI tersebut hendak membeli makan di sebuah rumah makan Padang di Merauke pada Senin (29/7).

Lalu di waktu bersamaan, tengah terjadi keributan antara seorang warga dengan pedagang bubur ayam yang berada di dekat rumah makan Padang tersebut. Keributan itu terjadi karena seorang warga tersebut melakukan pemerasan terhadap pedagang bubur ayam dan juga pemilik rumah makan Padang.

Kemudian, dua personel TNI itu mencoba untuk meleraikan keributan yang terjadi. Namun sayangnya, kedua personel tersebut melakukan tindakan yang dinilai sangat berlebihan.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US