The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Baku Hantam Warga Komplek Vs Pengemudi Lamborghini di Medan, Protes Malam Geber Mobil
Warga komplek baku hantam dengan pengemudi Lamborghini di Medan. (Istimewa)
News

Baku Hantam Warga Komplek Vs Pengemudi Lamborghini di Medan, Protes Malam Geber Mobil

Senin, 10 Mei 2021 15:12 WIB 10 Mei 2021, 15:12 WIB

INDOZONE.ID - Baku hantam terjadi antara pengemudi Lamborghini dan warga gara-gara protes suara bising yang keluar dari suara knalpot mobil di Komplek Taman Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa itu diperkirakan pada Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Berdasarkan video yang beredar pemilik kendaraan sempat baku hantam dengan warga komplek yang tidak senang dengan suara bising dari knalpot racing Lambhorghini miliknya.

Beruntung perkelahian itu ditengahi oleh sekuriti komplek yang turun guna menghadapi warga yang komplain.

Terilihat perseteruan antara warga dan pengemudi Lamborghini di Medan. (Istimewa)
Terilihat keributan antara warga dan pengemudi Lamborghini di Medan. (Istimewa)

Terlihat saat diperingatkan oleh warga yang merasa keberatan dengan suara bising yang ditimbulkan kendaraan itu, pengendara malah menggebernya lagi seolah menantang warga yang komplain.

Akibatnya, warga penghuni komplek Taman Polonia 1, Kota Medan pun murka gara-gara ulah pemilik mobil berkelir warna orange.

Seperti terlihat direkaman video dan cctv, warga menyampaikan protes kepada pengemudi yang diketahui berinisial ST.

Sambil memperlihatkan jam tangan, seorang warga bercelana pendek yang menyetop mobil tersebut sampaikan protes.

"Udah malam masa geber-geber. Dia menantang gitu, digeber pas kita larang," ujar seorang warga yang komplain. 

Warga hadang mobil Lamborghini saat menggeber dengan keras di Medan. (Istimewa)
Warga hadang mobil Lamborghini saat menggeber dengan keras di Medan. (Istimewa)

Namun, bukannya menyampaikan permintaan maaf, si pengemudi semakin menggeber-geber mobil yang menggunakan knalpot rasing.

Hingga saat itu terdengar suara bising dari mobil semakin menggelegar.

Tak sampai disitu, bahkan pengemudi Lamborgini semakin memperlihatkan sikap arogannya dengan menggeber-geber mobil sambil berkeliling komplek.

Menurut Andi (38) warga Komplek, pengemudi Lamborgini bukan baru kali ini melakukan hal seperti itu.

Dan ST juga bukan warga komplek Taman Polonia. Kedatangan ST untuk berkunjung ke rumah mertuanya. 

Artikel menarik lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US