The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dilapor ke Polisi Soal Cuitan Haji, Dewi Tanjung Usul Babe Haikal Ditangkap: Tukang Fitnah
Babe Haikal dan Dewi Tanjung. (Foto/Instagram/Antara)
News

Dilapor ke Polisi Soal Cuitan Haji, Dewi Tanjung Usul Babe Haikal Ditangkap: Tukang Fitnah

Selasa, 08 Juni 2021 14:10 WIB 08 Juni 2021, 14:10 WIB

INDOZONE.ID - Haikal Hassan atau Babe Haikal dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait cuitannya di Twitter soal pembatalan Ibadah Haji tahun 2021 yang diputuskan oleh Pemerintah RI melalui Kementrian Agama.

Pria yang ngaku pernah bermimpi bertemu Rasulullah SAW itu menduga pembatalan ibadah Haji dikaitkan dengan kedekatan Indonesia dengan RRC dan kasus hukum Habib Rizieq Shihab (HRS).

Kontan saja cuitan di Twitter itu mengundang reaksi keras terhadap publik. Politisi PDIP Dewi Tanjung mengatakan banyak pihak yang ingin Babe Haikal ditangkap karena ujarannya di media sosial yang bisa digolongkan sebagai berita bohong.

"Teman2 Siapa yg Mau Liat si HAIKAL HASAN DI TANGKAP POLISI..??" kata Dewi Tanjung di Twitternya seperti yang dikutip Indozone, Selasa (8/6/2021).

Dewi Tanjung menilai penangkapan Haikal Hasan bisa membuat media sosial lebih sehat dan bersih dari perusuh dan tukang fitnah.

"Semakin banyak yg pengen liat Haikal Hasan di Tangkap justru semakin bagus supaya negara ini Bersih dari Kadrun2 para Perusuh penjual agama Si Tukang fitnah ini sebaiknya langsung di kirim ke Nusa Kambangan," kata Dewi Tanjung.

Sebelumnya Babe Haikal menyinggung pembatalan ibadah haji Indonesia diduga kuat karena faktor kedekatan dengan RRC.

“Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya tidak bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC?” katanya melalui akun Twitter Haikal_hassan pada Jumat, 4 Juni 2021.

Kendati Babe Haikal melemparkan isu dengan kalimat tanya namun pernyataannya jadi bola liar hingga menjadi perdebatan publik.

“Apakah karena kezaliman terhadap HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah MURNI alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?” tambahnya.

“Entah sudah ke berapa laporan terhadapnya dibuat, kali ini soal dugaan menyebarkan berita bohong dan SARA. Tweet Haji yang berakibat kegaduhan di tengah masyarakat. Mohon dukungan!” sebutnya.

Tau bakal cuitannya menimbulkan polemik, Haikal kemudian manghapus cuitannya. Ia berdalih cuitannya itu bukan ditujukan kepada pemerintah RI namun terhadap Pemerintah Arab Saudi.

“Saya kritik pemerintah saudi Arabia kok negara kita tidak boleh pergi haji. Sebab apa pemerintah saudi memblok negara kita,” kata Haikal.

“Ternyata pemerintah saudi belum resmi mengumumkan. Lalu saya minta maaf. Kok buzzer marah?” tambahnya.

Sambungnya, ia pun mengulangi pernyataannya bahwa apakah di mata Arab Saudi, Indonesia terlalu dekat dengan Cina, zalim terhadap Rizieq, dan lain-lain.

“Apakah dimata Saudi kita dekat negara RRC jadi diblok? Apakah dimata saudi zalim ke HRS? Apakah dimata merek gak ada dana? Apakah ini murni karena kesehatan (masih rawan covid) jadi diblok?” kata Haikal.

“Kan begitu membaca nya. Ternyata bukan, belum resmi, lalu minta maaf. Kok buzzer marah-marah?” 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US