The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pengkhianat Bangsa! Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg Ternyata Mantan Kapolsek
Oknum perwira polisi nyambi jadi kurir sabu. (istimewa)
News

Pengkhianat Bangsa! Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg Ternyata Mantan Kapolsek

Minggu, 25 Oktober 2020 00:33 WIB 25 Oktober 2020, 00:33 WIB

INDOZONE.ID - Warga Pekanbaru, Riau, dihebohkan dengan aksi pengejaran kurir narkoba pada Jumat (23/10/2020) malam.

Belakangan di ketahui bahwa satu di antara pelaku merupakan oknum perwira polisi berpangkat Kompol. Yakni Imam Ziadi Zaid (55).

Tak tanggung-tanggung, petugas mendapati 16 kilogram sabu yang disembunyikan dalam kemasan teh.

Saat penangkapan, Imam Ziadi masih menjabat sebagai Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau.

Bahkan berdasar informasi yang diperoleh, Kompol Imam Ziadi pernah menjabat sebagai Kapolsek Tempuling, Indra Giri Hilir, Riau.

Sebelumnya, drama penangkapan kurir narkoba jenis sabu terjadi di Pekanbaru, Riau, Jumat (23/10/2020) malam.

Aksi kejar-kejaran menggunakan mobil terjadi di Jalan Sokarno-Hatta, Pekanbaru, menarik perhatian warga setempat.

Pasalnya, kendaraan pelaku nekat mencoba kabur dari kejaran. Bahkan, petugas harus menabrak kendaraan pelaku berulang-ulang kali hingga akhirnya menepi.

Video penangkapan ini menyebar di media sosial dan menuai sorotan.

Pasalnya, satu di antara dua pelaku merupakan oknum perwira kepolisian berpangkat Kompol. Dia adalah Imam Ziadi Zaid.

Tak tangung-tanggung, petugas mendapati 16 kilogram sabu dari hasil penangkapan itu.

"Matikan saja, woi, matikan," teriak seorang polisi seperti terlihat dari video yang beredar.

"Tembak mati, tembak mati, matikan," sambung petugas lain.

Karena mencoba kabur, petugas akhirnya menembak kedua pelaku saat berhasil dihentikan.

Mereka pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Dumai untuk mendapat perawatan.

Sementara kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi tampak rusak akibat pengejaran petugas. Dari video yang beredar, kedua pelaku menggunakan mobil Nissan Blazer berwarna hitam.

Kompol Imam Ziadi diketahui bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Di sini, dia menjabat sebagai seorang kepala seksi.

Kedua pelaku ditangkap oleh petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi memastikan kedua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku, meski satu di antaranya merupakan anggota kepolisian.

Kompol Ziadi sendiri sudah dipecat dari kepolisian dengan gelar pengkhianat bangsa.

"Sekarang bukan (anggota) lagi. Saya berharap hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini," kata Agung dilansir dari ANTARA, Sabtu (24/10/2020).

Pada penggerebekan Jumat (23/10/2020), petugas menangkap dua kurir sabu seberat 16 kilogram. Yakni Kompol Imam Ziadi dan lelaki berinisial HW.

Pada saat dikejar, pelaku sempat membuang satu tas di jalan. Namun berhasil diamankan petugas.

Pada aksi kali ini, petugas mendapati 16 kilogram sabu yang disembunyikan dalam kemasan teh.

Penggerebekan ini bermula dari pengungkapan kasus narkoba oleh pihak kepolisian di Dumai pada Senin (12/10/2020) lalu.

Kala itu, polisi berhasil mengungkap 20 kilogram sabu.

Namun, para pelaku sempat melarikan diri dan meninggalkan barang bukti di dalam mobil.

Keduanya lari ke dalam hutan dan akhirnya ditangkap petugas di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (15/10/2020).

Keduanya berencana akan melarikan diri ke Malaysia secara ilegal.

Tonton videonya di sini:

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Oknum Perwira Polisi berpangkat Kompol, dengan inisial ZZ, saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, karena mengalami luka tembak, saat ditangkap karena kedapatan membawa sabu seberat 16 kilogram. Peristiwa yang terjadi pada hari Jumat (23/10/2020) malam itu, sempat membuat masyarakat di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, heboh. Sebab penangkapan dilakukan ditengah jalan, dan juga terjadi tembakan terhadap satu kurir yang ditangkap. Diketahui ada dua orang yang diamankan, salah satunya adalah seorang perwira polisi dengan pangkat Kompol, yang berdinas di satuan Ditreskrimum Polda Riau. Oknum perwira polisi itu ditembak oleh salah satu aparat kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Riau, yang melakukan penangkapan kala itu. Selain dua orang kurir narkoba, petugas kepolisian juga mengamankan sebanyak 16 kilogram narkoba jenis sabu. Hal itu dibenarkan oleh Dirnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian. Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami jaringan 16 kilogram sabu itu. "Iya benar seperti itu kejadiannya. Saat ini kami masih melakukan pengembangan, barang bukti yang diamankan ada sebanyak 16 kilogram sabu," kata Victor kepada GoRiau.com, Sabtu (24/10/2020) pagi. Sementara saat dikonfirmasi terkait oknum perwira polisi yang turut diamankan dan ditembak saat penangkapan dilakukan, Victor juga membenarkannya. "Iya, saat ini yang bersangkutan masih masih dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau," tutupnya. https://m.goriau.com/berita/baca/polda-riau-benarkan-oknum-perwira-berpangkat-kompol-ditembak-di-pekanbaru-karena-bawa-narkoba-16-kg.html

A post shared by viralterkini99 (@viralterkini99) on

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US