The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Inovatif! Ilmuwan di Singapura Ubah Limbah Sisa Durian Jadi Perban Anti Bakteri
Ilustrasi buah durian. (photo/Pexels/Tom Fisk/ilustrasi)
News

Inovatif! Ilmuwan di Singapura Ubah Limbah Sisa Durian Jadi Perban Anti Bakteri

Senin, 20 September 2021 23:51 WIB 20 September 2021, 23:51 WIB

INDOZONE.ID - Para ilmuwan dari Nanyang Technological University (NTU) di Singapura sedang menangani limbah sisa buah durian dengan mengubah kulit durian yang dibuang menjadi perban gel anti bakteri.

Prosesnya mengekstrak bubuk selulosa dari kulit buah setelah diiris dan dikeringkan, kemudian dicampur dengan gliserol. Campuran itu menjadi hidrogel lunak, yang kemudian dipotong menjadi beberapa strip perban.

"Di Singapura, kami mengonsumsi sekitar 12 juta durian per tahun, jadi selain daging buahnya, kami tidak bisa memakai kulit dan bijinya dan ini menyebabkan pencemaran lingkungan," kata direktur program ilmu dan teknologi pangan di NTU Profesor William Chen dikutip dari REUTERS.

Kulit durian, yang membentuk lebih dari setengah komposisi buah itu, biasanya dibuang dan dibakar sehingga menambah limbah lingkungan.

Baca juga: Pelonggaran PPKM, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal di 5 Kota

Ia mengatakan bahwa teknologi itu juga dapat mengubah limbah makanan lainnya, seperti kacang kedelai dan sisa biji-bijian, menjadi hidrogel sehingga dapat membantu membatasi limbah makanan di Singapura.

Dibandingkan dengan perban konvensional, perban organo-hidrogel itu juga mampu menjaga area luka menjadi lebih dingin dan lembab, yang dapat membantu mempercepat penyembuhan.

Para peneliti mengatakan penggunaan bahan limbah dan ragi untuk perban antimikroba itu lebih hemat biaya daripada produksi perban konvensional, yang sifat antimikrobanya berasal dari senyawa logam yang harganya lebih mahal, seperti ion perak atau tembaga.

Seorang pedagang grosir durian, Tan Eng Chuan, mengatakan bahwa ia menguliti setidaknya 30 peti, atau sebanyak 1.800 kilogram, durian dalam sehari selama musim durian.

Pemanfaatan bagian buah yang biasanya dibuang merupakan inovasi yang membuat cara menikmati buah menjadi "lebih lestari", katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US