The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jokowi Promosi Makan Bipang, Putin Pernah Tertawai Menterinya Mau Kirim Babi ke Indonesia
Presiden Jokowi saat promosi bipang Ambawang, dan Valdimir Putin tertawakan Menterinya. (Youtube)
News

Jokowi Promosi Makan Bipang, Putin Pernah Tertawai Menterinya Mau Kirim Babi ke Indonesia

Senin, 10 Mei 2021 13:23 WIB 10 Mei 2021, 13:23 WIB

INDOZONE.ID - Di dalam negeri heboh dengan promosi Presiden Joko Widodo untuk memesan babi panggang (Bipang) Ambawang asal Kalimantan untuk kuliner lebaran Idul Fitri hingga jadi kontroversi.

Namun di luar negeri ternyata Presiden Rusia Vladimir Putin pernah mentertawakan menteri pertaniannya untuk mengekspor besar-besaran daging babi ke Indonesia.

Melansir Russia Beyond, pada tahun 2017 Menteri Pertanian Rusia Alexander Tkachev pernah membuat Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa karena ia berniat mengekspor daging babi ke Indonesia.

Dalam video yang diunggah Kremlin, Tkachev tampaknya tidak bisa membedakan antara Indonesia dan Korea Selatan, oleh sebab itu dia menyarankan ekspor daging babi yang cukup besar ke Indonesia.

Pada saat itu Alexander Tkachev membandingkan angka ekspor Rusia dengan Jerman, dan memberikan saran itu sebagai cara untuk meningkatkan perdagangan luar negeri.

“Mereka (Jerman) mengirim setengah daging babi mereka untuk diekspor," kata Tkachev seperti yang diucapkan dalam rekaman.

"Lihatlah angka Jerman: lima setengah juta ton daging babi diproduksi setahun, dari itu hampir tiga juta diekspor ke semua negara, ke Cina, ke Indonesia, ke Jepang, Korea, dan seterusnya,” sambungnya berapi-api. 

Namun saat dia menyampaikan resume programnya, Putin tiba-tiba memotong.

“Indonesia adalah negara Muslim. Mereka tidak makan daging babi di sana,” kata dia yang kemudian terkekeh geli sampai menutupi wajahnya dengan tangannya.

Sang menteri yang tampaknya sudah kalah malu, kemudian buru-buru mengklarifikasi ucapannya dan mengatakan kalau negara yang dimaksud adalah Korea Selatan, bukan Indonesia.

Kontroversi di dalam negeri

Heboh pernyataan Presiden Joko Widodo merekomendasikan kuliner babi panggang (Bipang) Ambawang asal Kalimantan saat lebaran Idul Fitri sebagai oleh-oleh menyulut kontroversi.

Pidato promosi kuliner khas daerah Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) menjadi viral dan diperbincangkan di media sosial dan masuk dalam trending topic di Twitter.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyebut beberapa jenis makanan khas daerah yang bisa dibeli online oleh masyarakat untuk mengobati kerinduan karena tak bisa mudik di Lebaran kali ini.

Tak ada yang salah dengan promosi tersebut hingga tiba saat Jokowi menyebut satu kuliner bernama bipang ambawang yang merupakan makanan khas Kalimantan.

"Untuk bapak/ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," kata Jokowi dalam video tersebut.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US