The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sempat Koma Setelah Menerima Vaksin AstraZeneca, Ibu Ini Tetap Ingatkan Orang untuk Vaksin
Alyssa koma setelah divaksin. (Mirror)
News

Sempat Koma Setelah Menerima Vaksin AstraZeneca, Ibu Ini Tetap Ingatkan Orang untuk Vaksin

Jumat, 23 Juli 2021 10:00 WIB 23 Juli 2021, 10:00 WIB

INDOZONE.ID - Seorang wanita yang koma selama 14 hari dan hampir meninggal setelah mengalami reaksi langka dari vaksin virus corona AstraZeneca tetap memperingatkan orang-orang untuk divaksin.

Alyssa (40) memiliki reaksi ekstrem terhadap vaksin tapi tetap mendesak orang lain untuk divaksinasi terlepas dari pengalamannya yang mengerikan.

Ibu dari Melbourne, Australia menerima vaksin pertamanya pada 17 Mei, setelah menderita kanker tiroid dua tahun lalu.

Dia menderita mual dan sakit kepala selama 10 hari dan saat menghadiri konferensi di kota Newcastle dia mengalami kejang. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit, di mana dia menderita empat kejang lagi, dan kemudian dipindahkan ke fasilitas lain.

Wanita yang tidak memiliki kondisi yang mendasarinya mengalami pendarahan di otaknya sehingga perlu dilakukan kraniotomi.

"Mereka tidak bisa mengendalikan tekanan pada otak, jadi saya mengalami koma," kata Alyssa, dikutip dari Mirror.

Dia kemudian didiagnosis dengan Trombosis Sinus Serebral yang Diinduksi Vaksin.

"Dokter memberi tahu saya bahwa reaksi yang saya alami terhadap AstraZeneca sangat jarang," kata wanita itu.

Wanita itu didiagnosis ulang dengan Trombosis dengan sindrom trombositopenia, sindrom langka yang terjadi ketika seseorang memiliki pembekuan darah serta jumlah trombosit yang rendah.

Alyssa sekarang sembuh dan peringatkan orang untuk vaksin.
Alyssa sekarang sembuh dan peringatkan orang untuk vaksin. (Mirror)

Dokter memberi tahu keluarga Alyssa bahwa peluang bertahan hidup sangat kecil dan jika selama dia tidak akan bisa berbicara, berjalan bahkan makan sendiri.

Tapi ajaibnya, setelah menjalani fisioterapi, kondisinya mulai membaik.

Terlepas dari pengalamannya, wanita itu masih pro-vaksinasi dan telah memesan dosis keduanya, vaksin Pfizer di rumah sakit pada hari Kamis.

Health Direct menjelaskan bahwa di Australia gejala TTS telah terjadi antara 4 dan 42 hari setelah vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca.

Pembekuan darah dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti otak atau di perut.

Orang yang mengalami sakit kepala parah atau persisten yang dimulai setidaknya empat hari setelah vaksinasi, kejang, penglihatan kabur, nyeri dada, kesulitan berbicara atau bernapas harus mencari perhatian medis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US