The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tak Berpotensi Tsunami, Gempa M 5,2 di Halmahera Merusak 60 Rumah, RSUD dan Rusunawa
Ilustrasi gempa bumi (Pixabay)
News

Tak Berpotensi Tsunami, Gempa M 5,2 di Halmahera Merusak 60 Rumah, RSUD dan Rusunawa

Dampak gempa masih terus didata.

Sabtu, 27 Februari 2021 13:20 WIB 27 Februari 2021, 13:20 WIB

INDOZONE.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan melaporkan dampak gempa bumi magnitudo 5,2 yang terjadi pada Jumat (26/2/2021) petang. Setidaknya ada, 60 rumah penduduk, sebuah rumah sakit umum daerah (RSUD) dan rusunawa yang rusak akibat gempa.

Dikutip Antara, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (27/2/2021), menerangkan, bangunan fasilitas pemerintah lain di Halmahera Selatan yang ikut rusak ringan yaitu kantor pengadilan agama, satu unit bangunan kompi D TNI, dan satu unit bangunan dinas perumahan dan pemukiman.

BPBD Halmahera Selatan mencatat belum ada laporan korban meninggal akibat gempa tersebut, Gempa mengakibatkan tiga warga luka ringan dan sebanyak 45 KK atau 169 jiwa mengungsi. Hingga kini, BPBD setempat masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa dengan magnitudo 5,2.

"BPBD melakukan upaya penanganan darurat pasca terjadinya gempa, antara lain kaji cepat dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, termasuk TNI dan Polri. Dalam upaya memberikan pelayanan kepada warga penyintas, BPBD telah mendirikan tenda-tenda keluarga untuk warga maupun pasien yang sedang dirawat di RSUD Labuha," tulis data BNPB.

Petugas BPBD di lapangan mengimbau warga untuk tidak panik serta segera menghindari tertimpa bangunan apabila gempa susulan terjadi.

Baca Juga: Laporan Kasus Kerumunan Jokowi Ditolak Bareskrim, IPW: Wajar

Sebelumnya, BNPB melaporkan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,2 memicu guncangan kuat hingga warga Labuha di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, merasakannya.

BPBD Kabupaten Maluku Utara melaporkan guncangan kuat dirasakan warga di Desa Labuha. Guncangan kuat terjadi selama dua hingga tiga detik di desa tersebut. Warga pun panik berhamburan keluar rumah akibat guncangan kuat dan menyebabkan listrik padam.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis parameter gempa M 5,2 terjadi pada kedalaman 10 km dengan pusat gempa berada 11 km timur laut Labuha di wilayah Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan pemodelan, gempa ini tidak memicu terjadinya tsunami.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
JOIN US
JOIN US