The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Warga Inhil Ditangkap Polisi Karena Punya Pistol Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara
Barang bukti yang diamankan pihak Polres Inhil. (photo/ANTARA/HO-Polres Inhil)
News

Warga Inhil Ditangkap Polisi Karena Punya Pistol Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

Kamis, 13 Mei 2021 21:43 WIB 13 Mei 2021, 21:43 WIB

INDOZONE.ID - Pihak Kepolsian Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, menangkap MA (38) warga Desa Batu Ampar karena terbukti memiliki senjata api rakitan laras pendek (pistol) jenis revolver.

Paur Humas Polres Inhil Ipda Esra di Tembilahan, Kamis (13/5), mengatakan penangkapan MA bermula adanya informasi dari masyarakat yang sering mendengar suara ledakan di sekitar rumah tersangka.

Kepala Polsek Kemuning Kompol Benhardi lalu memerintahkan anggotanya untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan menyelidiki sekitar kediaman tersangka.

Pada Rabu (12/5), sekitar pukul 04.00 WIB, personil sampai di rumah tersangka dan melakukan penggeledahan serta penangkapan terhadap MA karena diduga telah melakukan tindak pidana pembuatan bahan peledak jenis amunisi (peluru revolver).

"Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa satu peluru revolver, tiga selongsong peluru revolver, 21 kotak korek api, satu besi berbentuk tabung bertuliskan 50 gram dan satu buah pisau," terangnya dikutip dari ANTARA.

Baca juga: Anies Sebut Warga Jakarta yang Tidak Mudik Lebaran Sebagai Pejuang Lawan COVID-19

Ersa menerangkan berdasarkan keterangan dari tersangka, selongsong peluru itu diperoleh dari WI yang saat ini masih dalam penyelidikan. WI juga yang memerintahkan tersangka membuat amunisi revolver tersebut.

"Hasil pengembangan dari tersangka, proyektil peluru dibuat dengan cara mencairkan barang-barang yang berbahan dari timah lalu dibentuk menyerupai proyektil peluru. Sedangkan untuk mesiu, tersangka membuatnya dari kepala batang korek api yang sudah dihaluskan," terangnya.

Kemudian aparat kembali melakukan penggeledahan rumah dan pekarangan rumah tersangka, akhirnya ditemukan sepucuk senjata api rakitan dan 17 bahan peledak Hilti. Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Kemuning untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"MA dikenakan UU Darurat No. 12 1951, ancaman hukuman 20 tahun penjara," sebutnya yang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain-main dengan senjata api ilegal karena sanksinya berat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US