The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Guru yang Lumpuh Usai Divaksin Covid-19 Dapat Bantuan dari Jokowi
Kapolres Sukabumi AKBP Lukman saat memberikan bantuan dari Presiden RI Jokowi untuk Susan Antela guru SMAN 1 Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang mengelami GBS. (ANTARA/Aditya Rohman)
News

Guru yang Lumpuh Usai Divaksin Covid-19 Dapat Bantuan dari Jokowi

Kondisinya berangsur membaik.

Rabu, 05 Mei 2021 05:23 WIB 05 Mei 2021, 05:23 WIB

INDOZONE.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan pengobatan untuk guru SMAN 1 Cisolok, Susan Antela, penderita Guillain Barre Syndrome (GBS) yang mengakibatkan lumpuh dan mengalami kebutaan.

Seperti dilansir Antara, sakit yang mendera guru honorer ini setelah yang bersangkutan menjalani vaksinasi COVID-19 tahap II, namun dari hasil diagnosa dan analisa Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Barat bahwa GBS yang dideritanya tidak ada kaitannya dengan pemberian vaksin.

"Kami mendapatkan amanat dari Presiden RI Jokowi yang memberikan bantuan untuk kesembuhan Susan. Saya sebagai Kapolres Sukabumi ditugaskan langsung oleh Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) untuk menyampaikan amanat tersebut," kata Kapolres Sukabumi AKBP Lukman di Sukabumi, Rabu (5/5/2021).

Dia menjelaskan bantuan dari Presiden Jokowi untuk Susan itu bentuk perhatian pemerintah. Diharapkan, bantuan tersebut bisa untuk berobat dan keperluan sehari-hari serta sakit yang diderita perempuan berusia 31 ini bisa segera sembuh.

BACA JUGA: Lumpuh Setelah Vaksinasi Corona, Guru Honorer: Saya Harus Bagaimana?

Susan mengaku bahagia mendapatkan bantuan dari orang nomor satu di Indonesia.

Kebahagiaan Susan terpancar dalam wajahnya yang tampak semringah dan berulang kali mengucapkan terima kasih atas perhatian Presiden Jokowi.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI Jokowi yang telah memperhatikan dan peduli terhadap saya. Tentunya dengan mendapatkan perhatian dari Presiden saya bisa lebih semangat lagi untuk sembuh," katanya.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan dokter, perkembangan kesehatannya terus membaik dan bisa dirujuk ke rumah sakit yang lebih dekat.

Jika terjadi sesuatu terhadap dirinya, pihak rumah sakit di Bandung yang menangani kondisinya bisa bertanggung jawab.

Saat ini, kakinya sudah mulai bisa digerakkan meskipun belum normal sepenuhnya, sedangkan tangan yang awalnya sulit digerakkan saat ini sudah mulai bisa digerakkan dan matanya pun berangsur membaik walaupun penglihatannya masih buram.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US