The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diskon Hukuman untuk 'Orang-Orang Spesial' jadi Sorotan, Pinangki 60 %, Djoko Tjandra 30
Djoko Tjandra, Juliari Batubara, dan Pinangki Sirna Malasari (Antaranews)
News

Diskon Hukuman untuk 'Orang-Orang Spesial' jadi Sorotan, Pinangki 60 %, Djoko Tjandra 30

Selasa, 03 Agustus 2021 17:35 WIB 03 Agustus 2021, 17:35 WIB

INDOZONE.ID - Presenter kondang Najwa Shihab menyoroti fenomena diskon hukuman terhadap sejumlah terpidana "spesial" oleh Pengadilan Tinggi Jakarta. Dua sosok terpidana yang paling disorot adalah mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra, yang kasusnya saling berkaitpaut.

Pinangki, misalnya, hukumannya dikurangi dari 10 tahun menjadi 4 tahun atau setara 60 persen. Sedangkan hukuman Djoko dikorting dari 4 tahun 6 bulan menjadi 3 tahun 6 bulan.

"Ya lumayanlah, 30 persen lebih diskonnya. Kalau kita belanja diskon 30 persen itu bisa bikin khilaf kan," ujar Najwa sebagaimana disimak Indozone melalui kanal YouTube Najwa Shihab, Selasa (3/8/2021).

Pengadilan beralasan, pengurangan hukuman terhadap Djoko Tjandra dilandasi oleh fakta bahwa yang bersangkutan telah menjalani hukuman pidana penjara atas kasus sebelumnya, yakni pengalihan utang (cessie) Bank Bali di tahun 2009. 

Alasan lainnya, Djoko telah menyerahkan dana Rp546 miliar yang ada di dalam escrow account Bank Bali.

ist
Najwa Shihab. (YouTube)

Alasan tersebut pun membuat Najwa tak habis pikir.

"Duh gimana sih? Fakta bahwa yang bersangkutan pernah bersalah melanggar hukum kok jadi alasan hukuman berikutnya jadi lebih ringan? Orang yang pernah melanggar hukum mengulangi lagi perbuatannya, harusnya dihukum lebih berat lagi donk? Apalagi kejahatan yang kedua ini untuk kabur dari kejahatan yang pertama," kata Najwa menyampaikan argumentasinya.

Hal lain yang disorot Najwa adalah, empat hakim yang memberi potongan hukuman terhadap Djoko Tjandra adalah orang yang sama yang memotong hukuman Pinangki. Mereka adalah  Muhammad Yusuf sebagai hakim ketua; Haryono, Singgih Budi Prakoso, dan Renny Halida Ilham Malik.

"Pinangki 60 persen? Kurang khilaf apalagi coba kalau belanja diskonnya segitu?" kata Najwa.

Selain kasus Pinangki dan Djoko Tjandra, Najwa juga menyoroti kasus mantan Mensos Juliari Batubara yang "hanya" dituntut 11 tahun penjara oleh jaksa KPK.

"Ya, KPK anak buahnya Pak Firli Bahuri. KPK yang itu, yang beberapa bulan yang lalu berani berkoar-koar hukuman mati bagi mereka yang menilap uang rakyat di masa pandemi," kata Najwa.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US