The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gubernur Jatim Tinjau Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 5,9 di Blitar
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi rumah warga yang rusak (ANTARA Jatim/ Ach)
News

Gubernur Jatim Tinjau Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 5,9 di Blitar

Janjikan perbaikan rumah.

Minggu, 23 Mei 2021 15:34 WIB 23 Mei 2021, 15:34 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau rumah milik warga di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang rusak setelah terjadi gempa bumi magnitudo 5,9 pada Jumat (21/5/2021) lalu.

Gubernur Khofifah meninjau rumah warga yang rusak, Sabtu, kemarin didampingi Bupati Blitar, Fokopimda Kabupaten Blitar, Kepala Bakorwil Malang, dan Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Provinsi Jatim.

Lokasi pertama yang ditinjau Gubernur Khofifah adalah Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo di rumah milik Tukinem. Kondisi kerusakan rumah tersebut cukup parah.

Setelah itu, Gubenur berkunjung ke rumah Muhammad Jazuli, pedagang tempe, di Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Gubernur mengharapkan perbaikan rumah dan fasilitas umum yang terdampak gempa dapat dilakukan sesegera mungkin. Untuk perbaikan rumah rusak berat, rusak sedang akan dikoordinasikan lebih lanjut untuk dapat dibantu BNPB atau BPBD kabupaten dan Provinsi Jatim.

Baca Juga: Dampak Gempa Blitar, Ratusan Rumah di Tujuh Daerah di Jawa Timur Rusak

"Perbaikan dengan penyegeraan sesuai tingkat urgensi, terutama untuk warga yang kondisi rumahnya mengkhawatirkan. Jika ada gempa susulan atau ada angin khawatir genteng jatuh. Mereka juga perlu evakuasi sampai rumahnya dibangun," ujar Khofifah seperti dilansir dari Antara.

Ia mencontohkan untuk rumah Tukinem, bisa dilakukan perbaikan penuh, karena kondisinya rusak cukup parah. 

"Untuk rumah bu Tukinem misalnya, bisa dilakukan perbaikan full paket, seperti menggunakan semen, pembangunan MCK, dan sebagainya," katanya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan Pemkab Blitar masih melakukan pendataan dan menginventarisasi kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Data sementara, ada 113 bangunan di Kabupaten Blitar, yakni rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Mayoritas kerusakan tingkat ringan. Namun, untuk fasilitas umum, terjadi kerusakan cukup parah di Puskesmas Wates. "Inventarisasi dua hari ke depan insya Allah akan selesai. Kami percepat," ucap bupati.

Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur juga memberikan bantuan paket bahan pokok kepada warga terdampak gempa bumi. Proses pemberian dilakukan di jalan raya, yang lokasinya lebih luas dengan jaga jarak, mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Blitar, pada Jumat (21/5) sekitar pukul 19.09 WIB.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US