The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kena Peluru Nyasar, Gadis 8 Tahun Tewas Saat Kerjakan Tugas Sekolah di Rumah
Ilustrasi pistol. (Photo/Ilustrasi/Pexels)
Life

Kena Peluru Nyasar, Gadis 8 Tahun Tewas Saat Kerjakan Tugas Sekolah di Rumah

Jumat, 30 Oktober 2020 21:41 WIB 30 Oktober 2020, 21:41 WIB

INDOZONE.ID - Seorang gadis 8 tahun yang bernama Timya Andrews asal Indiana, Amerika Serikat, tewas tertembak saat mengerjakan tugas sekolah di rumahnya.

Menyadur dari laman ABC News, Jumat (30/10/2020), gadis itu terpaksa langsung dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis setelah terkena peluru nyasar pada pekan lalu.

Timya lalu menjalani perawatan di Comer Children's Hospital, Chicago, dan pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (28/10/2020) lalu. Insiden itu terjadi pada 22 Oktober yang bermula ketika orang asing di luar rumah Timya, melepaskan tembakan dengan menggunakan senjata otomatis.

Wakil Kepala Polisi Chicago Timur, Jose Rivera, mengatakan penyerang menembak hingga 16 kali. Salah satu peluru lantas menembus dinding rumah dan mengenai kepala gadis malang yang sedang mengerjakan PR di lantai ruang tamu. Rivera menyebutkan bahwa saat kini polisi belum mengetahui siapa dalang dibalik aksi penembakan ini.

"Detektif kami berupaya maksimal dalam kasus ini dan kami akan mengerahkan semua tenaga yang kami miliki untuk menangkap orang-orang yang terlibat dalam penembakan tidak masuk akal ini," ujar Rivera.

Sementara itu, pemerintah melalui Biro Alkohol, Tembakau, dan Senjata Api (ATF) Indiana kini telah menawarkan hadiah uang tunai bagi mereka yang memiliki informasi tentang pelaku.

Wali kota Chicago Timur Anthony Copeland pada Rabu (28/10/2020) menyebutkan hadiah yang akan diberikan adalah sebesar USD 5.000 atau sekitar Rp73 juta.

Lebih lanjut, juru bicara ATF Kimberly Nerheim  mengatakan pihaknya maupun polisi Chicago Timur belum menerima informasi terkait pelaku penembakan tersebut.

"Bantuan publik sangat penting dalam mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan keji ini," kata Kristin de Tineo, agen khusus ATF.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US